Breathing Apparatus Harga Terbaik

Breathing Aparatus

Breathing Apparatus menjadi salah satu peralatan resmi yang harus dimiliki oleh petugas pemadam kebakaran. Alat ini dapat membantu selama proses evakuasi. Tanpa adanya alat ini mungkin akan membuat petugas merasa kesulitan.

Lantas apa sebenarnya yang dimaksud dengan Self-Contained Breathing Apparatus ini? Apa saja fungsi dari dari alat tersebut? Dan bagaimana cara penggunaan yang benar atau sesuai standarnya?

Melalui ulasan kali ini, kami akan membahas secara lengkap mengenai Breathing Apparatus. Yuk, baca artikel ini sampai selesai ya.

Pengertian Self-Contained Breathing Apparatus

Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) merupakan sebuah alat bantu pernapasan yang digunakan oleh petugas pemadam kebakaran. Biasanya alat ini digunakan terutama pada saat terjadi kebakaran dalam skala yang besar. Seperti misalnya kebakaran pada area gedung atau tambang yang punya potensi gas beracun tinggi.

Self-Contained Breathing Apparatus termasuk alat pernapasan yang menggunakan kompresi tekanan udara. Alat pernapasan ini juga biasa disebut dengan SCBA atau BA. Fungsi utamanya adalah melindungi pernapasan pada lokasi yang terbakar agar petugas tidak bergantung pada udara yang berbahaya.

Pada kondisi tersebut biasanya akan menimbulkan udara yang sudah terkontaminasi dan ketika dihirup justru sangat berbahaya. Kondisi atmosfer seperti ini termasuk dalam kategori IDLH (Immediate Danger to Life and Health), dimana ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

  1. Kondisi lingkungan mengalami kekurangan oksigen hingga di bawah 19.5 persen.
  2. Terdapat indikasi kandungan racun di udara yang berbahaya dan mematikan seperti gas hydrogen sulfide (H2S). Gas H2S ini akan sangat berbahaya terutama bagi pekerja di industri pengeboran minyak dan gas bumi jika mencapai level 100 ppm atau lebih.
  3. Terdapat kontaminasi udara dengan partikel lain seperti debu, kabut dan uap dari kebakaran.
  4. Suhu atau temperatur udara di sekitar lokasi menjadi sangat tinggi.
 Breathing Apparatus

Bahaya Asap Kebakaran Pada Pernapasan

Apabila asap kebakaran tersebut dihirup oleh petugas kebakaran, maka akan membuat mereka kesulitan untuk bernapas. Dengan begitu dapat menghambat jalannya proses evakuasi.

Maka dari itu, alat pernapasan pemadam kebakaran breathing apparatus ini dapat memungkinkan penggunanya untuk memasuki area kebakaran yang penuh asap tersebut dengan tingkat keamanan dalam waktu terbatas.

Saat menggunakan alat pernapasan tersebut dipastikan bahwa petugas pemadam kebakaran sudah menguasainya. Hal ini karena banyak bahaya yang mengancam, seperti diantaranya adalah :

Asap

Perlu kita ketahui bahwa asap kebakaran memiliki tiga komponen utama di dalamnya. Diantaranya adalah partikel asap, uap asap dan gas beracun seperti karbon monoksida, hidrogen sianida dan phosgene.

Kurangnya oksigen

Di lokasi kebakaran dapat menimbulkan bahaya pernapasan yaitu kekurangan oksigen. Hal ini dapat terjadi karena oksigen tersebut dikonsumsi oleh api ataupun gas di sekitar yang menggantikan oksigen.

Kekurangan oksigen membuat seseorang mengalami disorientasi, ketidakmampuan untuk mengendalikan otot dan pemikiran menjadi irasional atau halusinasi.

Suhu yang meningkat drastis

Bahaya pernapasan yang diakibatkan karena kebakaran selanjutnya adalah suhu menjadi lebih tinggi. Peningkatan suhu secara drastis dapat meningkatkan potensi luka bakar yang parah.

Lingkungan yang beracun

Bagi pemadam kebakaran, berada di situasi atau lingkungan dengan gas beracun atau atmosfer yang kekurangan oksigen merupakan suatu hal yang harus dilalui. Selain itu, terkadang kondisi tersebut dapat menimbulkan bahan-bahan yang berbahaya.

Fungsi Breathing Apparatus

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa fungsi utama dari breathing apparatus adalah sebagai alat bantu pernapasan yaitu dengan menyediakan udara atau oksigen saat berada pada lokasi yang kekurangan oksigen, penuh asap, zat berbahaya dan sebagainya.

Apabila seseorang berada dalam situasi tersebut, SCBA menjadi alat yang wajib untuk dipakai. Seperti pada gedung, pabrik, pom bensin, dll yang terbakar. Tak diragukan lagi bahwa fungsi breathing apparatus sangat bermanfaat.

Tak hanya di darat, alat pernapasan tersebut juga didesain untuk kebutuhan di kedalaman laut. Disebut dengan Self-Contained Underwater Breathing Apparatus atau SCUBA untuk membantu pernapasan di dalam laut.

 Breathing Apparatus

Kategori Breathing Apparatus Sesuai Sistem Kerja

SCBA dikategorikan menjadi dua jenis yaitu SCBA sirkuit tertutup dan SCBA sirkuit terbuka. Tentunya, kedua jenis tersebut memiliki perbedaannya masing-masing terutama pada penggunaanya.

Berikut inilah penjelasan lengkapnya :

Closed-Circuit SCBA / Sirkulasi Tertutup

Jenis breathing apparatus sirkulasi tertutup juga dikenal dengan CCBA (Closed Circuit Breathing Apparatus). CCBA digunakan untuk pernapasan dengan tingkat durasi atau waktu yang lebih lama. Biasanya pada area seperti tambang, terowongan panjang dan lain sebagainya.

Penggunaan breathing apparatus sirkulasi tertutup ini umumnya bisa lebih lama dari jenis sirkulasi terbuka. Hal ini karena pada sirkulasi tertutup memiliki kemampuan rebreathing, dimana dapat menyerap karbondioksida yang kemudian diolah kembali menjadi oksigen secara substansial.

Cara kerja dari CCBA adalah yang pertama oksigen atau udara yang ada di dalam unit akan dihirup oleh pengguna. Selanjutnya karbondioksida yang dikeluarkan melalui nafas akan masuk kembali ke dalam unit dan diolah menjadi O2 lagi.

Hal tersebut dapat berlangsung secara terus menerus hingga bahan kimia pada alat pernapasan ini tak dapat lagi mengolah CO2 menjadi O2. Penggunaan alat ini biasanya hingga mencapai 4 jam pemakaian.

Open-Circuit SCBA / Sirkulasi Terbuka

Jenis breathing apparatus selanjutnya adalah tipe terbuka. Tipe ini disebut juga dengan Open Circuit SCBA yang memiliki volume udara pernapasan pada sebuah silinder dengan kapasitas tertentu. Umumnya adalah 4 liter, 6.8 liter, dan 9 liter.

Berbeda dengan CCBA, breathing apparatus sirkulasi terbuka ini memiliki durasi pemakaian yang lebih sedikit. Paling tidak penggunaan alat ini tidak lebih dari satu jam saja. Udara pada alat pernapasan ini berasal dari kompresi oksigen murni.

Open Circuit SCBA memiliki dua regulator dimana kedua stage tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Stage regulator pertama digunakan untuk mengurangi tekanan udara yang nantinya dialirkan ke masker. Stage regulator kedua untuk mengurangi tekanan udara agar berada di atas tekanan atmosfer standar.

Kemudian, penyaluran udara terjadi melalui demand valve yaitu hanya mengaktifkan inhalasi atau melalui katup tekanan positif dengan aliran udara yang konstan..

Pengoperasian pada sirkulasi terbuka menggunakan sistem hirup udara di dalam tabung yang memiliki tekanan udara lalu hembuskan nafas melalui katup pada masker.

Penggunaan breathing apparatus ini sebenarnya hampir sama dengan kita saat bernapas biasa. Yang membedakan adalah sumber udara bukan berasal dari udara bebas melainkan dari dalam tabung bertekanan.

Supplied Air Resistor

Selain itu juga ada supplied air resistor yang biasanya digunakan untuk operasi khusus. Penggunaan alat ini dengan saluran selang yang terhubung pada kompresor udara pernapasan atau kompresi silinder udara.

Jenis Breathing Apparatus Sesuai Fungsinya

Berdasarkan dengan fungsinya, SCBA terdiri dari tiga macam. Diantaranya sebagai berikut.

SCBA Rescue Unit

SCBA Rescue Unit merupakan jenis SCBA dalam alat bantu pernapasan yang digunakan pada saat proses penyelamatan di ingkungan yang sedang terpapar gas berbahaya. Pemakaian SCBA ini dapat bekerja secara optimal kurang lebih selama 30 menit.

SCBA Work Unit

Jenis SCBA work unit ini umumnya hanya digunakan selama 10 menit. Akan tetapi penggunaan ini bisa berlangsung selama 30 menit karena adanya peralatan sambungan khusus yang dapat disambungkan melalui cadangan udara pada botol-botol berkapasitas besar.

SCBA Escape Unit

Jenis self contained breathing apparatus escape unit memiliki fungsi utama untuk membantu pernapasan pada lokasi yang aman setelah melakukan operasi di lokasi berbahaya. Penggunaannya selama 10 hingga 15 menit dan lebih mudah digunakan karena modelnya seperti masker.

Tak hanya itu, pemakaian jenis breathing apparatus ini juga pada korban evakuasi paparan gas sebelum mereka mendapatkan pertolongan medis. Oleh karena itu, SCBA ini juga disebut dengan ELSA (Emergency Life Support Apparatus).

Komponen Utama Pada Breathing Apparatus

SCBA merupakan alat bantu pernapasan yang tak bisa terdiri dari satu komponen saja. Ada beberapa komponen pada SCBA ini. Beberapa komponen SCBA diantaranya adalah :

Air Cylinder / Silinder udara

Komponen penting pada SCBA salah satunya adalah silinder udara. Komponen ini fungsinya adalah menyimpan udara pada SCBA. Selain itu, pada silinder udara ini juga dilengkapi dengan katup penutup dan pengukur jumlah tekanan pada silinder.

Pada SCBA dengan sirkulasi terbuka, silinder udara ini disebut dengan re-breather atau proses daur ulang udara. Sedangkan pada sisi lain silinder ini diisi dengan oksigen yang dapat dihirup saat melewati asap atau gas beracun.

Setelah menggunakan SCBA, sebaiknya perlu dilakukan pengecekan pada silinder udara. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa kapasitas udara di dalamnya tidak kosong karena bisa digunakan sewaktu-waktu.

Face and piece assembly / Kap pelindung

Kap pelindung menjadi komponen penting berikutnya pada breathing apparatus. Fungsi dari kap pelindung ini adalah untuk mengalirkan udara untuk bernapas. Pada komponen ini sudah dirancang sedemikian rupa hingga menutupi seluruh wajah namun pengguna masih bisa melihat. Selain itu, kap pelindung juga terdiri dari katup pernapasan dan regulator.

Tas portabel

Dalam SCBA, tas portabel menjadi komponen yang sangat penting. Pada tas ini nantinya akan diisi dengan silinder udara, kap pelindung dan peralatan keamanan lainnya. Bahan dasar tas ini terbuat khusus sehingga lebih aman dan tahan akan kerusakan terutama pada kondisi darurat.

Tas pengangkut

Tas pengangkut menjadi komponen penting pada SCBA selanjutnya. Tas pengangkut ini tentunya berbeda dengan tas portabel. Pada tas pengangkut khusus untuk mengangkut atau membawa perlengkapan tambahan yang harus dibawa.

Biasanya petugas kebakaran membawa tas pengangkut yang berisikan peralatan SCBA dari markas ke lokasi kebakaran. Setelah itu peralatan dipindahkan ke tas portabel.

Tangki atau tabung bertekanan tinggi

Komponen utama pada SCBA adalah tangki atau tabung bertekanan tinggi. Tangki ini terbuat dari bahan alumunium, baja, maupun fiber dan biasanya memiliki volume atau kapasitas yang bervariasi. Beberapa kapasitas yang sering digunakan diantaranya adalah 9L, 8L, 6L, 5L, 4L, 3L, dan 2L.

Regulator assembly / Regulator

Komponen berikutnya pada SCBA adalah regulator. Regulator merupakan pengatur tekanan yang digunakan untuk mengatur tekanan udara sekalgus meredam tekanan dua arah.

Sambungan inhalasi

Sambungan inhalasi merupakan komponen padabreathing apparatus yang berbentuk seperti corong mulut atau masker wajah yang sudah menjadi satu kesatuan.

Harness

Harness merupakan komponen SCBA yaitu tali dan pengencang yang digunakan untuk memasang breathing apparatus pada tubuh penggunanya.

Setiap komponen pada SCBA harus dilakukan pengecekan secara teratur. Apabila terdapat komponen yang tidak berfungsi dengan baik maka harus segera diganti atau dilakukan perbaikan. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan kinerja dari breathing apparatus.

Breathing Apparatus

Standar dan Regulasi SCBA

Alat pernapasan pada pemadam kebakaran atau SCBA yang digunakan harus sesuai dengan standar dan regulasinya. Adapun standar dan regulasi yang ditetapkan pada Self ContainedBreathing Apparatusadalah sebagai berikut :

  1. NOISH – menetapkan persyaratan pada desain, pengujian dan sertifikasi SCBA.
  2. OSHA – memiliki tanggung jawab dalam menetapkan dan menegakan peraturan terkait perlindungan pernapasan.
  3. Standar NPFA tentang SCBA

NFPA 1500 : Persyaratan dasar

NFPA 1404 : Persyaratan untuk pelatihan SCBA

NFPA 1981 : Persyaratan mengenai desain, kinerja, pengujian dan sertifikasi Open-Circuit SCBA.

Metode Penggunaan SCBA dan Langkah-Langkahnya

Bagi petugas pemadam kebakaran, memahami bagaimana cara pakai SCBA merupakan hal penting yang harus diketahui. Bahkan ketrampilan pemakaian alat ini dapat dilakukan dalam waktu satu menit.

Salah satu metode pemakaian yang digunakan pada SCBA ini adalah metode over the head. Pertama letakan alat di lantai atau tanah dengan arah cylinder valve pada Anda. Kemudian letakan strap bahu di tas punggung dan angkat SCB dengan cara memegang pelat belakang dengan kedua tangan.

Setelah backpack meluncur ke punggung maka seimbangkan unit tersebut dengan strap pinggang dan strap bahu. Untuk lebih jelasnya, ikuti langkah-langkah pemakaian SCBA berikut ini :

  1. Buka casing pelindung dan letakkan SCBA hingga katup silinder berada di lantai dan strap bahu berada di samping.
  2. Buka katup silinder utama.
  3. Pegang pelat belakang SCBA menggunakan kedua tangan dan angkat hingga ke atas kepala lalu ransel akan meluncur ke punggung Anda.
  4. Geser unit ke bagian bawah punggung secara perlahan dan tali bahu berada di lengan. Jangan lupa untuk mengencangkan strap bahu dan strap pinngang.
  5. Tarik hood dan pasang helm dengan kencang. Lalu pasang juga penutup wajah dan periksa terlebih dahulu.
  6. Hubungkan kembali regulator ke bagian muka dan aktifkan aliran udara serta alarm PASS.

Perhatikan Hal Ini Saat Menggunakan SCBA

Agar penggunaan SCBA berjalan dengan optimal, sebaiknya Anda memperhatikan hal-hal penting seperti berikut ini :

  1. Pemakaian SCBA dibatasi oleh jumlah udara yang ada pada silinder.
  2. Pemakaian SCBA harus mempertimbangkan waktu sesuai dengan jenis yang digunakan. Selain itu, pertimbangan waktu ini berdasarkan hal berikut :
  • Waktu dan upaya saat mencapai titik kebakaran.
  • Jumlah udara yang dapat mencapai titik kebakaran.
  • Jumlah waktu yang harus diperhatikan hingga menyelesaikan tugas.
  1. Pemakaian SCBA dapat menambah berat sehingga mengurangi fleksibilitas dan mobilitas.
  2. SCBA dapat mempengaruhi jarak pandang atau penglihatan penggunanya.
  3. SCBA dapat mempengaruhi kemampuan komunikasi pengguna.
  4. SCBA dapat membatasi pendengaran pengguna.
  5. Saat memakai SCBA akan membutuhkan energi tambahan yang dapat meningkatkan konsumsi udara dan suhu tubuh pengguna.

Nah, itulah berbagai hal penting yang harus Anda perhatikan saat menggunakan breathing apparatus. Dengan begitu, SCBA dapat bekerja dengan baik dalam mencapai titik kebakaran.

Apabila Anda ingin menemukan peralatan safety untuk mendukung keselamatan kerja lainnya. Anda bisa mendapatkannya di website kami Situansan.Id Kami menyediakan berbagai peralatan keselamatan kerja mulai dari welding, lifting hingga breathing apparatus ini. Serta kami pun tidak lupa memberikan ulasan produknya secara lengkap di website ini. Yuk, kunjungi website kami untuk mengetahui penjelasan lainnya mengenai peralatan keselamatan kerja, jika anda membutuhkan breathing apparatus anda bisa langsung menghubungi tim marketing kami dengan klik link disini

situansan

all author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.