Kacamata Selam & Jenis Yang Lain

Kacamata Selam

Ketika akan melakukan diving dan snorkeling, jangan lewatkan penggunaan kacamata selam atau masker selam. Kacamata atau masker selam dapat mempertajam penglihatan dan menjadikan Anda lebih aman saat menjelajah bawah air.

Masker selam berbeda dengan kacamata selam renang, meski fungsi dasarnya sama, yaitu melindungi mata terhadap zat iritan yang terkandung di dalam air. Simak perbedaannya dengan kacamata renang, serta pembahasan lengkap tentang masker selam.

Kacamata Selam: Perbedaan, Fungsi, dan Cara Merawatnya

Kacamata selam adalah Alat Selam Dasar (ADS) yang harus dimiliki oleh para penyelam, selain snorkel dan fins. Harus Anda pahami bahwa kacamata yang digunakan untuk menyelam tidaklah sama dengan kacamata renang, apakah perbedaannya?

Perbedaan Kacamata Selam dengan Kacamata Renang

Meski memiliki fungsi dasar yang sama, yaitu melindungi mata saat berada di dalam air, namun terdapat perbedaan antara kacamata selam dengan renang. Inilah beda keduanya dari segi desain dan tujuan pembuatan.

Kacamata Selam

Desain

Kacamata renang dilengkapi sekat pelindung mata yang terbuat dari bahan karet dan sejenis yang menutupi area sekitar mata saja. Adapun kacamata selam memiliki sekat pelindung yang lebarnya menutup mata, lubang hidung, hingga separuh wajah.

Kacamata selam memiliki daya segel yang besar untuk mencegah masuknya udara dan air ke mata dan hidung. Dapat dipastikan bahwa masker selam merupakan alat yang kedap udara dan air.

Penggunaan

Kacamata renang hanya untuk penggunaan di atas air, sedangkan kacamata selam bisa di bawah dan di atas air. Dibandingkan dengan masker selam yang menutupi mata dan hidung, kacamata renang hanya melindungi mata dan tingkat kekedapannya rendah.

Kacamata atau masker selam biasanya digunakan bersama dengan tabung pernapasan, scuba, dan perlengkapan menyelam lain. Selama menggunakanya, penyelam bernapas dengan menghirup oksigen melalui mulut.

Melakukan pernapasan melalui lubang hidung hanya dilakukan untuk tujuan mengeluarkan air dari kacamata selam atau menyeimbangkan tekanan di permukaan kacamata. Sebaliknya, kacamata renang tidak memiliki desain seperti ini.

Itulah sebabnya kacamata selam renang tidak dapat digunakan sebagai kacamata untuk menyelam di dasar laut. Namun, Anda bisa menggunakan kacamata renang untuk berenang sedalam 5 hingga 10 meter.

Setelah mengetahui perbedaan antara kacamata renang dengan selam, pastinya akan timbul pertanyaan lain. Anda ingin melakukan petualangan di bawah laut tetapi bingung apakah harus melengkapi diri dengan kacamata/masker selam atau kacamata snorkel.

Memang banyak yang bingung karena kedua masker ini dirancang untuk fungsi yang hampir sama. Keduanya dibuat dengan teknologi canggih yang membantu Anda mendapatkan penglihatan jernih di bawah laut. Lantas, dimana letak perbedaannya?

Perbedaan Kacamata Selam dengan Kacamata Snorkel

Kami akan menyampaikan informasi mengenai kacamata/masker selam dan snorkel. Simak kesamaan dan perbedaan di antara keduanya.

Desain

Meski jika dilihat sepintas tidak memiliki perbedaan, namun sesungguhnya desain antara kedua jenis masker tersebut sangat berbeda. Hal ini berkaitan dengan kenyataan bahwa snorkeling dan scuba diving (menyelam) adalah dua aktivitas yang tidak sama.

Saat melakukan snorkeling, hanya wajah Anda saja yang berada di bawah air, sedangkan tubuh akan melayang di atas permukaan air. Berbeda dengan menyelam, dimana tubuh Anda akan senantiasa berada sepenuhnya di bawah air.

Dikarenakan tubuh terendam sepenuhnya di bawah air saat menyelam, artinya kacamata selam didesain agar tidak gampang mengapung. Kacamata atau masker selam dirancang kedap udara sehingga tidak melayang.

Di sisi lain, daya apung masker snorkel tidak terlalu penting karena seringnya tubuh mengapung di permukaan. Namun kini, demi tujuan masker snorkel untuk menyelam, dilakukan modifikasi untuk mengeluarkan udara agar tekanan di bawah air berkurang.

Kacamata Selam

Bahan

Masker selam digunakan untuk menyelam lebih dalam dan jauh di bawah air dibandingkan masker snorkel. Semakin dalam Anda menyelam, makin tinggi tekanan yang mendorong air masuk ke dalam masker.

Oleh karenanya, masker selam harus dibuat dengan bahan berkualitas tinggi dan menjalani pengujian yang sangat ketat. Masker selam wajib kokoh dan kuat agar dapat menahan tekanan dan tidak retak bahkan pecah saat berada di bawah air.

Jendela

Biasanya, bagian depan atau jendela masker selam terbuat dari tempered glass, sejenis bahan kaca yang terkenal kokoh dan tidak mudah pecah. Penggunaan tempered glass tidak melulu karena bahannya yang kuat, tapi juga karena alasan keamanan.

Jika tempered glass pada jendela masker selam pecah akibat tekanan di bawah air, kacanya tidak akan menghasilkan ujung yang tajam. Paling tidak, risiko penyelam akan terluka akibat pecahan kaca bisa dihindarkan.

Adapun masker snorkel terbuat dari bahan akrilik atau plastik. Bahan ini lebih rentan retak dibanding tempered glass. Namun, Anda dapat mengabaikan kemungkinan retak akibat tekanan, karena di permukaan air, masker snorkel hampir tidak mengalaminya.

Bingkai

Bingkai masker atau kacamata selam terbuat dari bahan silikon yang lembut dan tahan lama. Silikon yang digunakan memiliki kualitas tinggi untuk menyegel dan menghasilkan kondisi kedap air di sekitar wajah.

Adapun masker snorkel, meski disebut memiliki kualitas tinggi, sebagian besar hanya menggunakan karet atau silikon biasa. Walaupun bagus untuk aktivitas snorkeling, masker ini kurang tahan lama dan rentan retak/kering.

Penggunaan silikon biasa menyebabkan masker snorkel tidak dapat menutup rapat di sekitar wajah. Artinya, masker bisa bocor lalu kemasukan air. Namun, ini bukan masalah saat digunakan snorkeling, tapi sangat berbahaya jika dipakai untuk menyelam.

Harga

Rumitnya desain karena dirancang agar kokoh dan terbuat dari bahan berkualitas tinggi membuat masker selam memiliki harga yang lebih mahal. Masker selam juga didesain agar mampu bertahan dalam waktu yang cukup lama.

Di lain sisi, harga masker snorkel bisa bervariasi, dari sangat murah hingga mahal, tapi masih lebih rendah dibanding masker selam. Anda bisa mengunjungi situs web penyedia peralatan keamanan dan keselamatan kami untuk mengetahui spesifikasi dan harganya.

Kenapa Anda Membutuhkan Kacamata Selam?

Di dalam air, cahaya bersifat distorsi. Ketika Anda menyelam, obyek yang tampak akan menjadi lebih besar dan lebih dekat dari yang sebenarnya. Distorsi ini dapat mengganggu koordinasi antara tangan, kaki, dan Anda.

Air akan membelokkan cahaya yang berasal dari permukaan. Akibatnya, jika mata bersentuhan langsung dengan air maka penglihatan akan menjadi kabur dan tidak fokus. Hal ini bahkan terjadi meski Anda biasanya dapat melihat dengan baik.

Dalam hal ini, Anda butuh kacamata selam yang memiliki kantong udara di depan mata. Hal ini memungkinkan cahaya merambat ke dan melalui mata Anda dengan lebih fokus dan tepat. Bagaimana jika Anda memakai kacamata?

Mendesain Lensa Kacamata atau Masker Selam

Sehari-hari Anda memakai kacamata untuk rabun jauh, dekat, atau mata kabur akibat astigmatisme. Jika demikian, Anda akan membutuhkan lensa korektif agar dapat melihat dengan jelas di bawah air.

Kacamata selam yang khusus bagi pengguna lensa kontak akan memerlukan resep yang berbeda dari kacamata biasa. Agar memperoleh penglihatan yang tajam di bawah air, perlu dilakukan pengubahan lensa koreksi.

Perhatikan bahwa jarak antara lensa masker selam dengan mata biasanya berbeda dengan jarak antara lensa kacamata dan mata Anda. Lensa korektif mungkin bisa lebih dekat atau lebih jauh dari mata daripada penempatan lensa kacamata harian Anda.

Produsen bisa membuat lensa untuk masker selam melalui dua cara. Pertama, lensa korektif disematkan di antara masker dan mata Anda. Kedua, seluruh permukaan depan atau jendela kacamata adalah lensa resep/korektif.

Jika memilih cara kedua, lensa akan dibuat khusus untuk Anda. Jika beruntung, penyelam juga bisa membelinya dalam kondisi siap pakai sesuai lensa resep yang sama untuk kedua mata.

Biasanya, kacamata selam yang siap pakai sudah memberikan penglihatan yang cukup untuk kondisi di bawah air. Kebanyakan orang dengan kondisi penglihatan yang kabur dapat melihat dengan cukup baik di bawah air meski dengan lensa standar.

Masker selam yang dibuat secara custom dengan ukuran lensa resep untuk pribadi biasanya akan lebih mahal. Lensa koreksi tersebut biasanya dipasang di bagian dalam masker dan menghasilkan penglihatan yang lebih akurat.

Apabila Anda menggunakan lensa kontak saat menyelam, maka penyematan lensa korektif pada kacamata selam bisa tidak dilakukan. Penting untuk dicatat bahwa dokter mata tidak merekomendasikan menyelam dengan menggunakan lensa kontak

Namun, jika Anda menginginkan penggunaan lensa kontak saat menyelam, pakailah lensa sekali pakai. Segera begitu Anda keluar dari air, langsung buanglah lensa kontak tersebut. Hal ini akan mengurangi risiko kontaminasi yang lebih tinggi pada mata Anda.

Tapi, sekali lagi, sebaiknya hindari menggunakan lensa kontak untuk menyelam. Lensa Permeable Gas dapat masuk ke dalam mata akibat tekanan air. Adapun lensa kontak lunak dapat mengumpulkan organisme kontaminan, dan menyebabkan infeksi mata.

Kacamata Selam

Tipe Kacamata atau Masker Selam

Masker selam didesain dengan tipe yang berbeda. Apabila ingin mengetahui tipe yang cocok untuk Anda, simak perbedaanya berikut ini.

Masker Selam dengan Lensa Tunggal (Single Lens)

Kacamata selam ini hanya terdiri dari satu lensa yang lebar sepanjang jendela. Masker dengan lensa tunggal dapat memberikan pandangan di bawah laut yang tidak terhalang karena tidak ada pemisah di tengahnya.

Disebabkan tidak adanya sandaran hidung yang membagi jendela depan, Anda dapat melihat ke kiri atau ke kanan tanpa kehilangan penglihatan binokular. Anda juga dengan mudah melihat langsung ke subjek yang dekat.

Kelemahan dari lensa tunggal adalah, Anda tidak bisa mengatur menggunakan lensa korektif. Jadi, Anda harus memasang lensa tambahan di luar bentuk masker selam tersebut.

Masker Selam dengan Lensa Ganda (Double Lens)

Masker lensa ganda memiliki dua lensa yang dipisahkan di bagian tengah. Lensa ganda akan cenderung memposisikan kaca penglihatan menjadi lebih dekat ke mata Anda. Desain ini sangat menguntungkan karena dapat meningkatkan bidang pandang.

Kacamata selam dengan lensa ganda adalah pilihan terbaik untuk menambahkan lensa korektif secara langsung pada desain maskernya. Jadi, masker ini tidak memerlukan komponen tambahan seperti masker tunggal.

Lebih menguntungkannya lagi adalah, beberapa produsen masker menawarkan lensa korektif dengan model drop-in berharga murah. Lensa sudah disediakan pada masker dengan ukuran yang mendekati resep sebenarnya.

Masker Selam dengan Tiga dan Empat Lensa

Masker tiga dan empat lensa memiliki lensa yang terpasang di jendela samping. Masker tiga lensa terdiri dari masker selam lensa tunggal dengan lensa samping. Sedangkan masker empat lensa tersusun dari masker selam lensa ganda dengan lensa samping.

Tujuan pembuatan masker ini adalah untuk meningkatkan penglihatan tepi sehingga pandangan menjadi lebih luas lagi. Masker ini membiarkan lebih banyak cahaya diterima, sehingga pandangan menjadi lebih terang.

Jika pernah mengalami claustrophobia, bisa jadi masker tiga dan empat lensa ini dapat memenuhi kebutuhan Anda. Meski menghasilkan pandangan yang lebih lapang, ada hal yang mengganggu.

Perpotongan antara lensa depan dan samping dapat menciptakan titik buta dan distorsi saat di dalam air. Walaupun beberapa penyelam menganggapnya layak karena menghasilkan pandangan luas, yang lainnya menganggap distorsi ini mengganggu.

Full-Face Mask

Full-Face Mask biasanya dipakai oleh para profesional. Masker ini menutupi seluruh mata, hidung, dan mulut. Terdapat regulator selam yang dipasangkan langsung pada maskernya.

Menyelam dengan Full-Face Mask memungkinkan Anda bernapas dari hidung dan mulut. Kacamata selam tetap nyaman digunakan saat menyelam di air yang dingin. Karena dikhususkan untuk profesional, masker dapat dilengkapi dengan peralatan komunikasi.

Penyelam untuk keselamatan umum menggunakan Full-Face Mask karena melindungi mata dan hidung dari kontaminan di dalam air. Masker ini juga bermanfaat bagi mereka yang kesulitan menggunakan masker selam standar karena bisa bernapas lewat hidung.

Cara Merawat Kacamata atau Masker Selam

Kacamata selam merupakan Alat Selam Dasar(ADS) paling vital yang digunakan seorang penyelam. Oleh karena itu, masker selam harus disimpan dalam kondisi baik setiap saat.

Merawat kacamata atau masker selam cukup sederhana. Anda hanya perlu meluangkan waktu untuk melakukannya. Berikut adalah beberapa cara yang bisa menjaga masker tetap bersih, bebas goresan, dan tetap bekerja optimal:

Simpan Masker Selam di Tempat Sejuk dan Kering

Selalu simpan di tempat sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Sinar matahari dapat merusak bagian dari masker dan membuatnya rapuh. Sebaiknya simpan di dalam tas jaring atau tas lain dengan sirkulasi udara yang baik.

Simpanlah masker pada posisi yang longgar, agar area di sekitar tempered glass tidak melengkung dan akhirnya menjadi bocor. Letakkan kacamata selam di wadah kedap udara setelah benar-benar kering agar terhindar dari serangga.

Selalu simpan dengan posisi menghadap ke atas atau gunakan penutup lensa. Hal ini dapat menghindari lensa mengalami goresan.

Bersihkan Masker Selam Secara Teratur dan Menyeluruh

Membersihkan kacamata selam sangatlah mudah. Anda hanya butuh sabun cuci piring serta air untuk menghilangkan kotoran. Anda juga dapat merendam di dalam air hangat untuk melarutkan kristal garam yang tertinggal. Bilas lalu keringkan dengan handuk.

Anda dapat menggunakan berbagai cairan pembersih masker untuk melenyapkan kotoran dan residu. Bilas masker berulang kali sampai tidak ada sabun yang tersisa dan pastikan masker selam benar-benar kering sebelum menyimpannya kembali.

Gunakan Anti Kabut untuk Lensa Masker Selam

Pandangan berkabut adalah masalah umum yang dihadapi penyelam di bawah air. Anda bisa menggunakan penghilang kabut sesaat sebelum menyelam. Cara lain yang paling mudah adalah mengoleskan sampo bayi ke dalam lensa tepat sebelum menyelam.

Sampo bayi lebih disukai karena biasanya antialergi dan tidak terlalu mengiritasi mata. Segera setelah mengoleskan sampo bayi ke lensa, langsung bilas masker dan Anda siap menyelam.

Jangan Letakkan Masker Selam Sembarangan

Setelah selesai menyelam, pastikan masker dan peralatan selam lain tersimpan dengan benar. Hal ini akan mencegahnya mengalami kerusakan akibat perlakuan yang sembarangan.

Masker yang selalu dirawat bisa bertahan lama. Untungnya, tidak seperti peralatan selam lainnya yang mengalami upgrade, teknologi masker selam tidak banyak berubah. Dapatkan info mengenai kacamata selam maupun teknologi keselamatan lain di Situansan.id Karena Situansan merupakan penyedia berbagai macam kebutuhan lifting, welding dan perlengkapan safety terpercaya. Jika anda membutuhkan kacamata selam anda bisa langsung menghubungi tim marketing kami dengan klik link disini

situansan

all author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.