Sarung Tangan Argon: Pengertian, Fungsi, Spesifikasi

sarung tangan argon

Pengelasan argon di dunia industri teknik adalah salah satu pekerjaan yang memiliki banyak resiko atau bahaya. Umumnya, selama proses pengelasan ini ada berbagai hal yang bahaya seperti asap, cahaya las, panas dan bahaya listrik.

Jika Anda tidak mengenakan sarung tangan argon sebagai keselamatan Anda selama pengelasan, maka secara tidak langsung Anda membahayakan keselamatan diri sendiri.

Setiap pekerjaan pasti mengalami hal yang berbahaya, dengan begitu Anda harus siap menghadapinya dengan mengenakan APD.

Jika Anda sudah mulai terbiasa menggunakan alat keselamatan sesuai standart, maka ketika terjadi kecelakaan di tempat kerja pasti Anda sudah terlindungi. Hal ini harus mulai dibiasakan dalam menggunakan APD.

Khususnya para pekerja junior yang baru mulai bekerja menggunakan di dunia industri teknik.

Ada berbagai macam alat pelindung diri bagi pekerja las, mulai dari helm las atau topeng las, sarung tangan las, apron, sepatu safety, ear plug dan masker. Namun, kali ini akan membahas mengenai APD sarung tangan argon secara detail. So, mari kita simak penjelasannya. 

sarung tangan argon

Apa Itu Las Argon?

Sebelum membahas APD sarung tangannya, yang perlu Anda ketahui adalah merk dari sarung tangan. Ada berbagai macam jenis sarung tangan; mulai dari krisbow, argon atau MIG welding gloves, jason, tanox, dan lain sebagainya.

Pengelasan jenis argon adalah jenis proses pengelasan yang cukup umum di kalangan masyarakat. Pengelasan argon sendiri dianggap sebagai teknik pengelasan yang cukup berbahaya bagi kesehatan seseorang tetapi tingkat upahnya relatif tinggi.

Las argon ini memiliki makna kata argon dari turunan bahasa Yunani. Argon adalah salah satu gas mulia, yang memiliki nama yang sama dengan lambang Ar. Adanya pengelasan argon ini, karena bahan utamanya adalah gas Argon.

Menurut sumber wikipedia, Argon diproduksi dengan menyuling fraksi udara cair.

Argon dalam pengelasan banyak digunakan sebagai gas pelindung (shielding gas), karena sifatnya yang mulia (inert) dan juga proses industri dengan suhu tinggi, di mana bahan yang biasanya tidak reaktif menjadi reaktif.

Misalnya, atmosfer argon yang digunakan tungku grafit untuk mencegah grafit saat terbakar. 

Sifat-sifat ini membuat gas argon menjadi perisai yang ideal untuk digunakan selama proses pengelasan. Selain itu juga, dalam pengaplikasian gas Argon bisa digunakan untuk mengelas berbagai jenis sarung tangan seperti MIG (metal inert gas) dan TIG (tungsten inert gas).

Jenis pengelasan MIG ini digunakan untuk mengkombinasi dengan karbon dioksida. Dengan begitu, akan membantu menjaganya agar tetap stabil busurnya. Menurut sumber waterwelders, bahwa perbandingan dalam mengkombinasi gas ada 75% karbon dioksida dan 25% argon.

Namun, kebanyakan orang menyebutnya dengan istilah pengelasan argon sebagai pengelasan TIG/GTAW.

Menurut LFC, argon welding ini adalah teknik pengelasan listrik menggunakan elektroda yang tidak meleleh. Teknik ini menggunakan kawat las atau filler rod untuk logam pengisi, sedangkan tungsten ini menghasilkan listrik dengan menunggu ditembakkannya gas argon.

Las argon ini memiliki kelebihan yaitu mengelas kecepatan tinggi dengan penetrasi yang di bagian dalam. Jika ingin mengelas dengan alat yang besar, maka akan mudah diamati dan tidak ada asap yang signifikan. Sehingga las argon ini sangat cocok untuk digunakan.

Setiap benda pasti memiliki kekurangan meskipun benda itu kuat. Sama halnya dengan las argon yang ternyata memiliki hasil las yang kuat, akan tetapi sering mengalami HAZ (heat area zone) di bagian bahan dasar lasnya.

Adanya hal seperti ini akan menyebabkan perubahan bentuk atau ukuran dari sebuah objek karena benda tersebut.

Para ahli medis mengatakan bahwa asap pengelasan menyebabkan berbagai masalah kesehatan termasuk iritasi tenggorokan dan penyakit paru-paru. Meskipun asapnya tidak banyak, namun paparan jangka panjang berbahaya.

Sehingga para pekerja ini harus menggunakan alat pelindung diri agar bisa meminimalisir resiko terjadinya kecelakaan saat kerja.

Salah satu alat pelindung diri yang digunakan ini adalah sarung tangan las argon.

Banyak kecelakaan yang terjadi saat menggunakan mesin las seperti percikan api, dan lain sebagainya. Kemudian percikan api panas ini akan mengenai kulit tangan yang bisa menyebabkan iritasi.

Oleh karena itu, Anda jangan sampai tidak menggunakan sarung tangan ini, kalau Anda tidak ingin terkena percikan api yang panas pada kulit tangan Anda.

Apa Itu Las Argon

Fungsi Sarung Tangan Las Argon 

Sarung tangan adalah salah satu jenis alat yang biasa digunakan untuk keperluan tertentu. Ada berbagai macam jenis sarung tangan, akan tetapi Anda bisa menyesuaikan sarung tangan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sarung tangan bisa digunakan berbagai macam kegiatan seperti saat mengendarai motor, digunakan tenaga medis dan pekerja lainnya.

Akan tetapi setiap jenis sarung tangan para pekerja memiliki sifat bahan yang berbeda, tergantung pada tujuannya.

Sudah mulai banyak para pekerja yang diharuskan menggunakan sarung tangan sebagai alat pelindung diri. Misalnya, bagi pekerja didunia industri otomotif yang melakukan kegiatan pengelasan.

Sarung tangan yang digunakan selama proses pengelasan sangat berbeda dari sarung tangan yang digunakan untuk proses lainnya. Karena memang bahan yang digunakan dibuat khusus sesuai dengan fungsi dari sarung tangan ini.

Sarung tangan argon ini memiliki fungsi khusus untuk pekerja dalam bidang las yaitu sebagai alat pelindung diri. 

Fungsi Sarung Tangan Las

Selain untuk alat pelindung diri, ada beberapa fungsi sarung tangan las lainnya yaitu:

1. Sarung Tangan Las Argon Dapat Menahan Panasnya Api

Sarung tangan ini dirancang untuk melindungi tangan Anda dari bahaya yang disebabkan oleh percikan api. Percikan api panas dapat membakar saat tersentuh dengan kulit secara langsung. Hal ini bisa dicegah, dengan mengenakan sarung tangan ketika melakukan proses pengelasan berlangsung.

Adapun bahan utama dari sarung tangan ini yang memiliki keunggulan bagi Anda yaitu menolak panas. Tentu saja, bahan yang digunakan tidak sembarangan, karena didesain khusus untuk menahan panas agar tidak terbakar oleh tangan.

Selain menjaga tangan Anda dari panas, sarung tangan ini juga dapat membantu melindungi Anda dari sengatan listrik dengan bertindak sebagai isolasi yang efektif.

Meskipun sarung tangan ini tujuannya untuk melindungi diri, akan tetapi belum tentu juga bahan sarung tangan bisa Anda gunakan sebagai alat pelindung diri. Kemudian, selain bahan tersebut dapat digunakan sebagai isolator, belum tentu juga bisa digunakan untuk menahan panas.

Hal ini sudah sangat jelas, bahwa sarung tangan yang dibutuhkan saat melakukan pengelasan adalah bahan yang bisa menahan panas.

Dapat Menahan Panasnya

2. Sarung Tangan Las Argon Tidak Mudah Licin Saat Memegang Mesin Las

Kemudian sarung tangan Argon ini juga bisa digunakan untuk mengatasi permukaan yang licin saat pengelasan. Ketika Anda ingin mengelas sesuatu, Anda harus membawa peralatan lasnya, seperti mesin las. Jika tangan Anda basah atau berkeringat, maka kemungkinan besar saat melakukan pengelasan Anda akan terasa licin.

Kalau sudah licin, saat bekerja pasti Anda merasa tidak nyaman. Hal ini juga bisa memengaruhi kualitas pengelasan yang sudah Anda capai. Kejadian semacam ini pasti tidak boleh terjadi. Dengan begitu, Anda bisa menggunakan sarung tangan yang khusus untuk pengelasan.

Pada bagian luar sarung tangan ini memang bisa menahan percikan api dari mesin las, dan juga bagian dalamnya mampu menyerap keringat dengan baik. Hal ini bisa terjadi karena sarung tangan yang dibagian dalam terdapat bahan katun.

Bahan katun memiliki fungsi yaitu menyerap keringat yang keluar dari tangan, sehingga menjaga kulit tangan tetap kering.

Tidak Mudah Licin

 3. Mengurangi Bahaya Kecelakaan Saat Kerja

Selanjutnya, sarung tangan ini juga dirancang untuk melindungi dari cedera di tempat kerja. Khususnya, bagi pekerja yang melakukan pekerjaan beresiko. Jika Anda tidak mengenakan alat pelindung diri, maka Anda bisa menempatkan diri Anda pada risiko kecelakaan yang lebih besar.

Maka dari itu, penting untuk menggunakan sarung tangan saat menangani segala jenis.

Selain sarung tangan jenis Argon ini, Anda juga memperhatikan apa saja yang harus digunakan. Karena, peralatan pelindung ini juga sangat penting. Misalnya, mengenakan kacamata, jaket atau bahkan sepatu khusus yang dirancang untuk proses pengelasan.

Pastikan menggunakan alat pelindung diri secara lengkap sebelum melakukan pekerjaan.

Mengurangi Bahaya Kecelakaan

6 Hal Sebelum Membeli dan Memakai Sarung Tangan Las Argon

Berbagai macam jenis sarung tangan yang diproduksi mulai dari desain, gaya, dan bahannya. Namun, sebelumnya alat ini harus diuji dan disertifikasi untuk memastikan tidak menyebabkan kejutan listrik, radiasi ultraviolet, dan luka.

Berbagai macam sarung tangan las yang dijual, Anda pasti bingung untuk memilihnya dengan tepat, benar bukan?

Memakai Sarung Tangan

Tenang saja, berikut ini ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan saat membeli sarung tangan las:

1. Pilih Jenis Pengelasan Yang Anda Kerjakan

Sarung tangan kulit dibuat dengan menggunakan bahan seperti kulit sapi, kulit domba, kulit kambing, kulit babi, dan kulit rusa. Menggunakan sarung tangan ini tergantung pada bahan yang akan digunakan.

Jenis Pengelasan

2. Sesuaikan Gerakan Tangan 

Ketangkasan tangan berhubungan juga dengan jenis pengelasan yang Anda lakukan. Jenis las MIG dan stick welding ini dapat melindungi dengan aman dari panas, Lalu untuk jenis TIG ini juga memiliki tingkat ketangkasan yang tinggi saat menjadi tukang las.

Sesuaikan Gerakan Tangan 

3. Pastikan Ukurannya Pas Sesuai Ukuran Tangan

Ketika Anda menggunakan sarung tangan untuk pengelasan, coba pilih ukuran yang pas sesuai dengan tangan Anda. Sarung tangan ini memiliki beragam macam ukuran, dan Anda harus memilih ukuran yang tepat sesuai dengan tangan Anda.

Jika Anda memilih ukuran yang salah, bukan saja tidak nyaman dipakai, tapi juga kurang efektif untuk melindungi tangan dari percikan api selama melakukan pengelasan. Nah, untuk menghindari masalah ini, pilihlah ukuran sarung tangan yang sesuai dengan ukuran tangan Anda.

Kemudian, Anda juga harus memilih sarung tangan dengan hati-hati agar tidak menyebabkan tangan sakit. Sarung tangan jenis argon inilah yang dapat membantu menutupi pergelangan tangan Anda. Tujuan dengan menggunakan jenisi argon ini untuk mendapatkan perlindungan maksimum.

Pastikan Ukurannya

4. Pilih Bahan yang Berkualitas

Anda bisa mendapatkan perlindungan maksimal dengan menggunakan sarung tangan berkualitas tinggi. Keamanan dan kenyamanan adalah hal yang utama sewaktu menggunakan produk. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati ketika memilih kualitas sarung tangan kualitas yang tepat.

Jika Anda menggunakan bahan yang berkualitas tinggi, maka fungsi sarung tangan akan dapat bekerja secara optimal untuk menahan percikan api. Selain itu, juga akan lebih nyaman dipakai. Dengan begitu, proses pengelasan akan bisa berjalan dengan lancar.

Anda harus menggunakan sarung tangan yang terbuat dari bahan yang dapat dengan mudah menolak panas. Jangan ada bahan yang terbuat dari dari plastik, karet atau katun. Karena, bahan tersebut tidak ada yang mampu meredam aliran panas dan kurang efektif untuk proses pengelasan.

Saat melakukan pengelasan sudah pasti banyak menghasilkan panas yang akan dipancarkan. Oleh karena itu, Anda perlu memahami jenis isolasi agar mendapatkan perlindungan yang maksimal.

Jadi, menurut engineerfix, isolator adalah jenis komponen elektronik yang digunakan untuk mengisolasi sistem kelistrikan dari arus yang melewati sirkuitnya. Isolator yang baik terbuat dari bahan seperti kevlar liners, cotton liners, dan aluminum.

Pilih Bahan Berkualitas

5. Pilih Bantalan Permukaan yang Kuat

Anda tidak boleh hanya fokus pada bahan-bahannya saja. Selain itu juga harus memilih sarung tangan yang memiliki bantalan permukaan yang kuat. Jadi, bantalan permukaan ini berfungsi untuk menolak panas yang ditimbulkan oleh percikan api dari mesin las.

Anda juga perlu memperhatikan lapisan dalam sarung tangan. Bahan dari bagian dalam sarung tangan harus terbuat dari katun. Karena, bahan katun di bagian dalam sarung tangan Anda tidak akan mudah berkeringat saat menggunakan mesin las.

Katun ini sangat efektif untuk dikelola, agar produk yang dibuat mudah menyerap keringat tangan Anda.

6. Periksa Kerapian Jahitannya

Selanjutnya, yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan sarung tangan argon terbaik adalah dengan memperhatikan kerapian jahitannya. Jika jahitan yang digunakan rapi, maka sarung tangan akan terlihat lebih bagus.

Hal ini juga dalam pemakaiannya akan lebih tahan lama, sehingga dapat dipakai dengan waktu yang lama. Bahkan juga bisa membantu Anda mencegah cedera tangan atau lecet yang mungkin terjadi akibat gesekan.

Jika ada benang yang longgar pada sarung tangan Anda atau kurang rapi, maka saat pengelasan tangan Anda akan terasa sakit akibat jahitan yang kurang rapi. Selalu pastikan bahwa jahitannya cukup kokoh sehingga Anda dapat memakainya dengan nyaman tanpa khawatir rusak.

Sebelum membeli sarung tangan, sebaiknya Anda melakukan hal di atas terlebih dulu. Jangan sampai Anda salah memilih sepasang sarung tangan yang berkualitas buruk dan bisa menghabiskan uang Anda. Selain itu, pertimbangkan dengan cermat tentang kenyamanannya dan juga bahan pembuatnya.

Spesifikasi Sarung Tangan Las Argon 

Spesifikasi dari sarung tangan bermerek argon yaitu bahwa sarung tangan ini termasuk merk lokal. Kemudian sarung tangan ini berbahan kulit yang sangat ideal. Selanjutnya, sarung tangan kulit argon ini terbuat dari bagian-bagian tertentu dari kulit sapi.

Bahannya pun tebal, lembut dan fleksibel dengan ketahanan panas atau api yang ekstrem sekalipun. Terakhir, harga dari sarung tangan ini dijual dipasaran mulai dari harga Rp 121.000 dan tersedia di segala jenis market online atau offline.

Mengapa Harus Menggunakan Kulit yang Berbeda Dalam Berbagai Jenis Sarung Tangan Las?

Sederhananya, saat pengelasan dengan mesin yang berbeda memerlukan fitur sarung tangan yang berbeda juga. 

Umumnya, Sarung tangan las terbuat dari salah satu atau kombinasi dari tiga jenis kulit utama: kulit sapi, kulit kambing atau kulit babi. Setiap jenis kulit memiliki ciri khas yang berbeda dari yang lain.

Kulit sapi adalah bahan tangguh yang ideal untuk digunakan di lingkungan yang keras. Selain itu, kulit sapi ini populer di kalangan tukang las yang perlu melindungi diri dari panas untuk jangka waktu yang lama.

Kulit kambing sangat cocok digunakan untuk memproduksi sarung tangan yang fleksibel dengan tingkat ketangkasan yang tinggi. Fleksibilitasnya kulit kambing cocok untuk sarung tangan las jenis TIG karena sensasi sentuhan yang lebih baik kepada tukang las dan menghasilkan kontrol yang lebih besar saat mengelas. 

Selain itu pada kulit kambing terdapat kandungan lemak yang tinggi yang memberikan ketahanan kelembaban alami, dan ideal bagi di lingkungan yang sulit.

Terakhir, sarung tangan las kulit babi memberikan kemampuan bernapas yang baik karena lubang kecil di kulit. Namun, sarung tangan ini tidak direkomendasikan untuk digunakan di lingkungan dengan kelembapan tinggi dan tidak menawarkan fleksibilitas yang dibutuhkan oleh tukang las profesional.

Demikian penjelasan beberapa hal tentang sarung tangan las Argon yang perlu Anda ketahui. Jadi, Anda tidak perlu bingung lagi sarung tangan las apa yang harus digunakan.

Safira Haddad

all author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.