Pengelasan Aman Menggunakan Sarung Tangan Kombinasi 

Sarung Tangan Kombinasi

Jika Anda ingin membentuk rangka dasar konstruksi atau cakar ayam yang rumit untuk suatu konstruksi bangunan, maka Anda perlu menggunakan teknik pengelasan. Melakukan teknik pengelasan ini bukan sesuatu yang bisa dilakukan oleh sembarang orang.

Karena saat Anda mengelas, akan ada percikan api yang cenderung begitu kuat sehingga dapat menyulut bahan yang mudah terbakar dan bisa membahayakan para pekerja atau bangunan yang ada didalam pabrik pengelasan. Dengan begitu bisa menimbulkan kerugian dan kerusakan yang cukup parah.

Oleh karena itu diperlukan APD bagi tukang las, salah satu alat keselamatan tukang las adalah sarung tangan las. Sarung tangan las sangat penting karena membantu Anda agar tetap aman saat bekerja di lingkungan tertentu.

Menggunakan APD sarung tangan dapat melindungi tangan Anda dari percikan api dan suhu panas selama proses pengelasan.

Sarung tangan las sangat diwajibkan oleh berbagai tempat kerja, karena tukang las harus bersentuhan dengan peralatan las. Sebelum pekerjaan dimulai, periksa lagi sarung tangan milik Anda.

Jika sarung tangan Anda rusak, robek, atau terkikis, gantilah sarung tangan tersebut. Karena, mengganti sarung tangan ini termasuk hal yang penting untuk keselamatan Anda selama bekerja.

Selain itu, perhatikan juga ukuran sarung tangan Anda. Ketika, ukuran sarung tangan sesuai dengan tangan Anda dipastikan tidak akan terjadi yang membahayakan dan juga dapat memberikan rentang gerak lebih lentur dan fleksibel.

Sebelum mengenakan sarung tangan, Anda juga harus mengeringkan tangan terlebih dahulu. Karena, saat sarung tangan Anda kering dan tidak lembab membuat proses pengelasan akan berjalan maksimal dan juga dapat melindungi tangan.

Penting sekali untuk memberi tahu orang-orang mengenai cara penggunaan dengan tepat. Dengan begitu mereka tidak akan ada kesalahan sebelum melakukan pengelasan.

Jika Anda tidak memakai sarung tangan, maka bisa membahayakan kulit tangan Anda. Karena, pekerjaan ini memerlukan kontak dengan arus listrik yang menghasilkan percikan api.

Sarung tangan ini tidak hanya menahan panas, tetapi juga menghilangkan rasa licin saat memegang benda. Sarung tangan sangat dianjurkan untuk meredam rasa panas dan mencegah kecelakaan yang akan terjadi.

Oleh karena itu, memiliki alat perlengkapan diri yang lengkap sangatlah penting. Khususnya sarung tangan kombinasi atau memiliki perpaduan bahan.

Lalu, sebenarnya sarung tangan kombinasi itu seperti apa? dan apa saja tipe bahan yang digunakan sarung tangan las ini. Yuk, simak penjelasan dibawah ini!

Sarung Tangan Kombinasi

Sarung Tangan Kombinasi

Dalam proses pengelasan terdapat sesuatu hal yang bahaya, seperti menghasilkan suara yang keras, dehidrasi akibat panas, sengatan listrik, cedera mata, posisi kerja yang tidak nyaman, kebakaran, bahkan ledakan.

Selain itu juga, proses pengelasan ini dapat menghasilkan dampak negatif terhadap lingkungan seperti debu, asap, dan polutan gas. Dengan adanya alat perlindungan diri ini dapat membantu Anda untuk melindungi dari berbagai jenis bahaya.

Selain itu, Jika Anda menggunakan bahan kombinasi untuk APD sarung tangan, maka akan bisa melindungi Anda dari berbagai macam bahaya seperti bisa tahan dari bahan kimia, sarung tangan tahan panas, dan lain sebagainya.

Jadi, menggunakan sarung tangan dengan bahan campuran (kombinasi) dapat membantu melindungi dari berbagai jenis bahaya. 

Jenis Sarung Tangan Safety

Ada berbagai jenis sarung tangan untuk keamanan tangan Anda, dan juga karakteristik yang mempengaruhi performa sarung tangan.

Bahan Sarung Tangan

Menurut constructormagazine, terdapat 4 jenis bahan sarung tangan yang digunakan sebagai keamanan yaitu terbuat dari kulit, tali rajutan, bahan kimia, dan juga sarung tangan kombinasi keduanya (mekanik). 

1. Sarung Tangan Bahan Kulit

Sarung tangan ini terbuat dari bahan kulit berbagai hewan. Sarung tangan ini digunakan untuk tugas-tugas yang memerlukan ketahanan abrasi, panas, dan api. Lapisan sarung tangan dapat membantu Anda untuk melindungi dari bahaya dengan memberikan bantalan ekstra.

Salah satu keuntungan menggunakan sarung tangan kulit yaitu sarung tangan ini akan secara alami menyesuaikan dengan bentuk tangan Anda dari waktu ke waktu. Ini menambah fleksibilitas dan kenyamanan Anda. 

Bagian tubuh kulit hewan ini sangat berkontribusi pada ketebalan, ketangkasan, daya tahan, dan kenyamanan.

2. Sarung Tangan Bahan Rajut Tali

Sarung tangan rajut tali menawarkan perlindungan yang sangat baik terhadap berbagai macam bahaya. Benang rekayasa menggabungkan beberapa jenis serat yang berbeda untuk menciptakan benang yang lebih kuat. Hal ini juga dapat mengintegrasikan tingkat keamanan yang lebih tinggi.

Faktor penting lainnya yang perlu dipertimbangkan ketika memilih sarung tangan rajut adalah ukurannya. Mengukur sarung tangan yang dapa dibuat dengan menggunakan benang yang berukuran 7 hingga 21 guage.

Jika sarung tangan yang memiliki ukuran lebih rendah dan tebal, maka akan mendapatkan bantalan dan memiliki daya tahan yang kuat. Kemudian, jika sarung tangan yang tinggi dan tipis, maka tidak memiliki tahan yang kuat.

Jenis Sarung Tangan

3. Sarung Tangan Kombinasi (Bahan Mekanik)

Pada dasarnya bahan mekanik ini terdapat lapisan bahan yang akan dijahit secara bersama atau mencampur semua bahannya. Dengan begitu Anda dapat membuat sebuah sarung tangan yang sempurna. Nah, hal ini sering disebut dengan sarung tangan kombinasi.

Pada saat melakukan konstruksi, Anda perlu melindungi tangan dari sesuatu hal yang beresiko tinggi seperti cedera, oleh karena itu APD sarung tangan dengan bahan kombinasi ini sangat dibutuhkan.

4. Sarung Tangan Kimia

Sarung tangan kimia dirancang agar tidak bisa menembus cairan. Selain itu juga tahan terhadap degradasi kimia.

Cara untuk mengetahui sarung tangan termasuk kategori terbaik yaitu dengan melakukan identifikasi pada bahan kimia yang Anda tangani, kemudian mempraktekan dan membuktikan bahan sarung tangan tersebut, termasuk bahan yang tahan kimia atau bukan.

Untuk melakukan hal seperti ini, Anda bisa bertanya kepada orang yang berpengalaman.

Perbedaan Sarung Tangan TIG, MIG atau Stick untuk Pengelasan

Dilansir dari mdsassociates, ada lebih dari 400.000 tukang las profesional, pemotong, penyolder, dan pematri yang menghadapi risiko cedera terus-menerus. 

Perlindungan tangan merupakan bagian penting untuk keselamatan diri Anda. Bahwasannya tangan ini dijadikan sebagai alat kerja yang dapat membantu Anda untuk menyelesaikan tugas-tugas dan tidak ada tugas yang berhasil tanpa tangan.

Oleh karena itu dibutuhkan alat pelindung diri seperti sarung tangan untuk keselamatan pribadi, dan kenyamanan ketika Anda sedang bertugas, dan produktivitas.

Sarung tangan adalah bagian penting untuk melindungi tangan Anda ketika bekerja dengan peralatan pengelasan. Sebelum Anda membeli sarung tangan las, Anda harus tahu jenis sarung tangan las yang Anda butuhkan. Ada berbagai jenis sarung tangan las untuk pengelasan yaitu Stick, MIG, dan TIG.

Ketika menggunakan pelindung MIG, sarung tangan Anda akan terasa lebih longgar dan pasti ada bantalan ekstra di bagian belakang tangan Anda.

Kebanyakan tukang las MIG menggunakan tangan untuk menyangga diri mereka pada sesuatu yang kokoh selama melakukan pengelasan. Kemudian bantalan ini membantu melindungi tangan yang tidak dominan dari luka bakar saat bekerja.

Sarung tangan las MIG didesain agar mudah lepas apabila las tersebut terlalu panas. Teknik pengelasan MIG ini mengandalkan dari pergelangan tangan bukan melalui gerakan jari yang halus. Jadi, dengan sarung tangan MIG ini Anda dapat melindungi dengan ekstra untuk seluruh tangan Anda.

Bahaya terbesar dalam pengelasan TIG bukan berasal dari percikan api, tetapi dari cahaya, sehingga sarung tangan TIG dirancang lebih tipis dan menggunakan bahan yang lembut. Sarung tangan pelindung ini dirancang untuk melindungi tangan Anda dari kerusakan akibat panas ketika menggunakan obor dan filler.

Ada banyak jenis sarung tangan las yang tersedia untuk dibeli. Beberapa terbuat dari kulit atau kombinasi kain tahan api. Sarung tangan ini bervariasi mulai dari tingkat berat, fleksibilitas, kekuatan, dan kemampuan bernapas.

Contohnya, pada sarung tangan MIG yang terbuat dari kulit sapi dan kulit babi, dengan begitu sarung tangan Anda pasti memiliki daya tahan yang lebih tinggi.

Selanjutnya, sarung tangan TIG yang terbuat dari kulit rusa, kulit kambing, atau kain tahan api ini pasti akan mendapatkan sarung tangan yang lebih ringan dan nyaman.

Mengganti jenis sarung tangan ini bisa dilakukakan ketika Anda melakukan tugas sesuai dengan jenis sarung tangan.

Contoh, ketika Anda melakukan las dengan daya tahan yang lebih tinggi, sebaiknya Anda menggunakan dengan sarung tangan MIG karena sarung tangan ini bisa melindungi dari percikan api.

Selanjutnya, untuk sarung tangan TIG dapat dilakukan ketika Anda sedang melakukan pengelasan dengan daya rendah atau komponen kecil yang memerlukan presisi lebih tinggi.

Bahwasannya saat memilih sepasang sarung tangan untuk tukang las, yang perlu diperhatikan pada sarung tangan MIG ini adalah sarung tangan yang dapat menghalangi gerakan jari dan juga memiliki suhu panas tinggi.

Lalu saat Anda menggunakan sarung tangan TIG Anda terkena percikan api, dengan adanya hal ini mengakibatkan sarung tangan Anda rusak.

Jadi, penting untuk mengetahui jenis sarung tangan sesuai dengan tugas yang Anda lakukan. 

Pekerjaan pengelasan ini sesuatu yang sangat berbahaya dan membutuhkan sebuah peralatan yang tepat agar dapat meminimalkan risiko keselamatan, meningkatkan produktivitas pekerja, dan meningkatkan kualitas saat melakukan pengelasan.

TIG MIG Stick

Memilih Sarung Tangan Las dan Potong

Sarung tangan pengelasan ini dapat melindungi mencegah dari sengatan listrik, terbakar, bagian yang panas, benda yang tajam, dan juga sinar busur. Memilih sarung tangan yang tepat adalah hal yang penting karena untuk pertahanan dalam melawan bahaya pengelasan dan pemotongan.

Sehingga, para pekerja las dan pemotong wajib memakai sarung tangan pelindung saat bekerja. Sarung tangan ada banyak variasinya, tergantung pada jenis proses yang digunakan.

Selain itu sarung tangan harus memiliki sifat yang tahan lembab dan kering. Dan juga terisolasi dari gangguan listrik.

Sarung tangan juga membutuhkan sifat yang fleksibel artinya dapat menggerakan tangan dengan mudah, nyaman dan sesuai dengan ukurannya. Jadi, Anda harus memilih sarung tangan yang terbuat bahan yang tebal, jahitan rapi, dan aman tentunya. 

Nah, berikut ini ada beberapa bahan sarung tangan terbaik untuk pengelasan dan pemotongan:

  • Bahan kulit sapi, memiliki sifat yang keras, tahan lama, tahan api dan tahan panas, daya tahan listrik yang baik saat kering.
  • Bahan kulit anak sapi, memiliki ketangkasan yang lebih baik daripada kulit sapi tapi yang ini tidak keras.
  • Bahan kulit babi, sangat fleksibel, memiliki ketahananan terhadap minyak, dan cepat saat melakukan pengeringan.
  • Bahan karet, memiliki tahan terhadap sifat lembab, listrik yang terisolasi, penyerap, ringan, dan fleksibel.
  • Bahan Aluminium, memiliki tahan panas, dan dapat memantulkan radiasi panas.
  • Bahan kulit kambing, memiliki sifat yang ringan, nyaman, ketangkasan yang unggul, dan tahan lama.
  • Bahan kulit rusa, memiliki sensitivitas sentuhan yang baik.

Ada juga beberapa sarung tangan yang dikombinasi, seperti bahan kulit sapi dan punggung kulit babi.

Kemudian sarung tangan yang cocok untuk gas arus rendah dalam pengelasan busur tungsten (GTAW) ini adalah bahan yang tipis dan fleksibel, dan ini tidak akan cocok jika dikombinasi dengan pemotongan busur karbon udara (CAC-A) yang memiliki arus tinggi, terisolasi, tangguh, dan tahan lama.

Selain itu Anda juga harus mengikuti rekomendasi dari produsen saat mengenai pemakaian sarung tangan dan mengikuti instruksinya, dengan begitu Anda tidak akan dapat terjadi sesuatu yang berbahaya. 

Kualitas Sarung Tangan Las Kulit

Sarung tangan las kulit ini sering digunakan untuk membuat peralatan rumah tangga. Dalam penggunaan sarung tangan hal yang salah satu perlu diperhatikan adalah jahitan dari bahan kevlar dan bantalan ekstra di area utama. Karena hal ini dapat melindungi, sebagai daya tahan maksimum, dan juga ketangkasan.

Sarung tangan kulit ini terdapat berbagai macam bahan kulit hewan, sehingga bisa juga untuk dikombinasi agar lebih aman dalam proses pengelasan. Jika Anda seorang tukang las, maka sarung tangan las kulit ini termasuk APD yang utama untuk dimiliki.

Kemudian, ketika Anda menggunakan sarung tangan hal yang paling penting selain model atau penampilannya adalah kualitas dari sarung tangan tersebut. Pada kualitas pemakaian sarung tangan harus memiliki kelembutan dan ketangguhan yang ditentukan oleh beratnya.

Memilih Sarung Tangan

Perlu Anda ketahui bahwa terdapat macam-macam kualitas sarung tangan, seperti:

1. Full Grain

Sarung tangan kulit dengan kualitas full grain memiliki bahan yang lembut dan halus yang sering diambil dari bagian atas. Kulit ini tidak dipoles atau diampelas, sehngga kulit ini dapat mempertahankan penampilan alaminya, serta memiliki kekuatan dan daya tahan serat terbaik.

2. Top Grain

Sarung tangan dengan kualitas top grain artinya tidak memiliki kualitas tertinggi. Tapi, jika ada sedikit ketidaksempurnaan pada kulit yang disebabkan oleh gesekan, maka hal ini tidak membahayakan. Kulit ini biasanya dilabeli dengan “grain“. 

Keuntungan utama dari top grain memiliki ketahanan yang lebih besar daripada full grain leather.

3. Kulit Split

Kulit split ini sering digunakan untuk membuat suede. Hal ini diambil dari lapisan bagian bawah yang berserat. Ada beberapa teknik agar dapat membuat kulit split terlihat full grain. 

Teknik yang akan dilakukan ini dengan mengoleskan lapisan kulit pada satu sisi kulit split, kemudian ditekan bersama-sama melalui rol sehingga memberikan tampilan seperti full grain. Jika full grain tergores ringan, maka akan meninggalkan coretan berwarna lebih terang.

Kemudian ada beberapa produk sarung tangan las yang berbahan kulit seperti caiman 18 inch weld glove black heatflect welding gloves cow split leather, tillman 1350 pearl welding gloves, miller welding gloves small hands TIG gloves. 

Jadi, sarung tangan kerja kulit ini dapat mencegah banyak cedera tangan yang dihadapi para pekerja apalagi di lingkungan manufaktur dan industri.

Menurut sumber dari harmonycr, Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OSHA) mengatakan bahwa 70% pekerja yang menderita cedera tangan di bidang manufaktur tidak mengenakan sarung tangan.

Kemudian, 30% sisanya disebabkan oleh perlindungan tangan yang buruk, rusak, atau tidak diterapkan dengan benar.

Bahwasannya sarung tangan kulit ini dapat memberikan kenyamanan alami, daya tahan, dan perlindungan abrasi, serta dapat menjadikannya lebih ideal untuk industri Anda.

Sarung tangan kulit yang terlalu lama terpapar bahan kimia akan mulai terdegradasi, yang memungkinkan bahan kimia menembus ke dalam sarung tangan tersebut.

Oleh karena itu, alat pelindung ini harus disesuaikan dengan bahaya yang terjadi.

Selanjutnya perusahaan harus memiliki penilaian keselamatan karena hal ini penting agar dapat memastikan para pekerja memiliki peralatan keselamatan yang tepat di tempat kerja mereka.

Menurut standar perlindungan tangan OSHA, pemberi kerja harus memilih peralatan pelindung yang sesuai untuk karyawan yang menangani bahan panas dan kemudian mewajibkan mereka untuk memakai peralatan tersebut setiap kali mereka menangani bahan panas.

Nah itu dia penjelasan bagaimana saat mengelas secara aman menggunakan sarung tangan, khususnya sarung tangan dengan bahan kombinasi. 

Safira Haddad

all author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.