Listrik sangat diperlukan di kehidupan modern saat ini, baik di tempat kerja atau di rumah. Kemudian ada yang bekerja yang berhubungan dengan listrik secara langsung, salah satunya adalah seorang teknisi listrik, dan juga seorang ahli dalam keselamatan kerja dalam kelistrikan (K3).
Ketika para pekerja melakukan pekerjaannya, mereka terkadang tidak memikirkan keselamatannya dan juga mengabaikan. Padahal bahaya yang ditimbulkan oleh listrik sangat membahayakan diri sendiri.
Oleh karena, itu penting bagi pekerja untuk mulai melindung diri Anda dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
Menurut wikipedia, bahwa APD wajib digunakan oleh pekerja untuk memberikan perlindungan dari bahaya seperti risiko cedera, kesehatan yang buruk, atau pekerjaan yang melakukan hal ekstrem. Hal ini tentunya wajib disediakan oleh perusahaan.
Salah satu APD yang digunakan saat bekerja dengan listrik ini adalah sarung tangan. Karena tangan manusia tidak dapat tahan panas, dingin ataupun sengatan listrik yang diterimanya.
Jika Anda menggunakan sarung tangan listrik, maka tangan atau jari Anda terhindar dari bahaya sengatan listrik dan luka bakar.
Untuk lebih jelasnya mengenai sarung tangan listrik, yuk simak berikut ini!

Apa itu Sarung Tangan Listrik?
Sarung tangan adalah sejenis pakaian yang melindungi tangan Anda, baik secara sebagian ataupun secara keseluruhan. Sarung tangan ini memiliki beberapa jenis yaitu leather gloves, coated gloves, chemical resistant gloves, dan electric safety gloves.
Sarung tangan listrik disebut sebagai sarung tangan isolasi. Sarung tangan listrik ini merupakan sarung tangan yang dirancang untuk memberikan perlindungan saat bekerja di dekat sirkuit yang bermuatan tinggi.
Selain itu juga dapat melindungi Anda dari kabel dan peralatan listrik termasuk gardu induk dan trafo yang dapat berisiko mengidentifikasi sengatan listrik selama penyambungan kabel atau penggalian di sekitar kabel.
Hal ini dapat menyebabkan potensi kecelakaan, akan tetapi hal ini dapat dihindari jika Anda mengenakan peralatan keselamatan yang tepat salah satunya sarung tangan.
Umumnya, tegangan listrik yang memiliki lebih dari 500 volt dapat berpotensi membahayakan tubuh dan organ manusia.
Selain sarung tangan listrik, alat pelindung lainnya juga harus dipakai saat bekerja agar lebih aman secara maksimum.
Sudah mulai banyak perusahaan yang menjual sarung tangan listrik atau dalam bentuk kit, dan pakaian keselamatan lainnya bagi para pekerja yang bekerja di industri listrik, salah satunya seperti mantel berinsulasi dan penutup sepatu bot.
Sesuai sumber dari burlingtonsafety, bahwa salah satu bagian perlindungan terpenting bagi pekerja listrik yaitu terbuat dari karet dan juga sarung tangan yang telah diuji.
Pengujian ini bertujuan untuk menentukan berapa banyak tegangan yang dapat bertahan. Jika semakin tinggi batas tegangan, maka semakin tinggi peringkat pada sarung tangan tersebut.
Maka dari itu, Anda perlu melakukan pengujian secara teratur agar dapat memastikan bahwa sarung tangan tersebut masih dalam kondisi baik dan bisa digunakan dengan aman.
Kemudian, sarung tangan listrik ini juga dapat memberikan perlindungan terhadap ozon. Ketika sarung tangan ini memliki sifat tahan lama, dan fleksibel, maka tidak akan menghalangi gerakan teknisi listrik saat dia bekerja.
Sarung tangan ini sebaiknya disimpan jauh dari panas, cahaya, kelembapan, dan bahan kimia agar dapat mempertahankan integritasnya.
Ada berbagai macam bahan sarung tangan mulai liner, kulit, dan lain sebagainya. Pada liner sendiri dapat mengurangi gesekan dan bentuk iritasi kulit Anda, serta menjaga tangan agar memiliki kondisi yang baik selama bekerja.
Selain itu Anda juga perlu mengenakan sarung tangan listrik yang terbuat dari kulit atau bahan tahan lama agar dapat melindungi tangan dan juga mencegah kerusakan yang berbahaya seperti ketika kawat listrik menembus sampai ke tangan Anda.
Sarung tangan pengaman listrik memerlukan beberapa lapisan pelindung, meskipun hal ini terdengar rumit, tetapi sebenarnya ini sangatlah penting untuk menjaga kesalamatan Anda.
Hal ini sangat penting bagi Anda untuk membeli sarung tangan yang pas, sehingga tidak akan menghambat proses kerja listrik atau membahayakan Anda saat menggunakan seperti terlalu ketat, terlalu longgar, atau terlalu sulit dipakai.
Beberapa perusahaan menawarkan bagan ukuran untuk sarung tangan sehingga orang dapat mengetahui ukuran sarung tangan mereka. Mereka juga menyediakan bagan peringkat yang menunjukkan arti setiap angka dalam hal tegangan.

Jenis Sarung Tangan Pengaman Saat Bekerja dengan Listrik
Menurut powerandcables, sarung tangan isolasi memiliki 3 jenis utama yaitu sarung tangan isolasi standar, mekanis, dan sarung tangan ASTM D120.
- Sarung tangan isolasi standar adalah sarung tangan karet yang memberikan sifat elektrik yang sangat tinggi yang harus digunakan bersama dengan sarung tangan kulit
- Sarung tangan isolasi mekanis adalah sarung tangan yang dirancang untuk memberikan perlindungan mekanis yang sangat baik terhadap robekan dan tusukan
- ASTM D120 Gloves adalah jenis sarung tangan yang memiliki standar terbesar di dunia untuk melindungi para pekerja dari sengatan listrik
Sarung tangan listrik ini dibagi menjadi dua kategori yang berdasarkan ketahanan material.
Pertama, sarung tangan dengan tipe I yang biasanya dibuat dari bahan karet alami dan tidak menunjukkan ketahanan terhadap ozon. Lalu kedua, sarung tangan tipe II umumnya terbuat dari bahan karet sintetis yang memiliki ketahanan terhadap ozon.
Selain itu, sarung tangan isolasi ini harus dipilih sesuai dengan tingkat tegangan yang akan digunakan. Sarung tangan ini juga akan diklasifikasikan ke dalam kategori sesuai dengan sifat ketahanan lingkungan.
Sifat ketahanan sarung tangan ini berupa kelas, voltase, warna produk, ukuran untuk pria atau wanita. Jadi, sifat ketahanan ini sangat penting untuk dipertimbangkan agar dapat mencapai tingkat perlindungan listrik yang diinginkan.
Kemudian, sarung tangan listrik ini terdapat dua kelas yaitu low voltage dan high voltage.
Sarung tangan yang bertegangan rendah mengacu pada kelas 00 dan kelas 0, lalu untuk tegangan tinggi mengacu pada kelas 1 hingga 4. Pada sarung tangan kelas 00 dan kelas 0 ini hanya terdapat di tipe I dan tipe II, sedangkan kelas lainnya hanya dibuat dengan karet alam tipe 1.
Sarung tangan listrik atau isolasi karet dibuat dengan proses pencelupan agar dapat mencapai ketebalan yang diinginkan, serta untuk lapisan karet sendiri ini diperlukan agar bisa menahan tegangan yang terdapat pada kelas sarung tangan.
Sarung tangan yang memiliki tegangan rendah lebih tipis, sedangkan sarung tangan tegangan tinggi menjadi lebih tebal dengan setiap peringkat tegangan.

Tips Mencegah Sengatan Listrik
Saat memilih sarung tangan isolasi listrik yang tepat, pertimbangkan kembali agar sarung tangan tersebut dapat memberikan perlindungan dari arus listrik saat bekerja pada peralatan listrik yang berenergi.
Berikut ini, tips penting untuk membantu Anda dalam memilih sarung tangan listrik yang dapat mencegah sengatan listrik, dilansir dari sumber grainger:
1. Perlu Dilakukan Tes Interval
Semua peralatan sarung tangan atau pelindung listrik, harus diuji keamanan listriknya secara berkala.
Bahwasannya, sarung tangan insulasi karet harus diperiksa secara berkala untuk mengetahui adanya cacat. Kemudian diperiksa lagi setiap enam bulan atau kapan pun saat ada indikasi bahwa nilai insulasi ini telah berubah.
Jika peralatan insulasi ini telah diuji secara elektris tetapi belum diservis, maka peralatan insulasi tersebut tidak dapat digunakan kecuali telah diuji secara elektrik dalam 12 bulan sebelumnya.
2. Sarung Tangan Perlu Cek Uji Terakreditasi
Anda harus mengirim sarung tangan ke laboratorium terakreditasi untuk pengujian.
Jika Anda ingin menguji sarung tangan, Anda dapat melalui layanan pengujian ulang sarung tangan yang ditawarkan oleh perusahaan atau Anda dapat menggunakan laboratorium pengujian terakreditasi untuk pengujian peralatan pelindung.
3. Sarung Tangan harus Diklasifikasi dengan Tepat
Sarung tangan listrik ini juga memiliki kategori berdasarkan tingkat perlindungan tegangan yang diberikannya. Kemudian, dalan mengklasifikasikan sarung tangan yaitu dengan menentukan apakah sarung tangan tersebut tahan terhadap ozon atau tidak.
Tahan terhadap ozon ini adalah tahan terhadap sinar ultraviolet yang akan dipancarkan oleh matahari.
Selain itu, sarung tangan isolasi juga harus menggunakan bahan karet agar dapat melindungi Anda dari luka, lecet, dan tusukan.
4. Periksa Sebelum Digunakan
Menggunakan Sarung tangan pelindung harus dalam kondisi yang aman. Maka dari itu, perlu dilakukan pemeriksaan seperti adanya robekan, lubang, potongan ozon dan cacat lainnya sebelum digunakan.
Selain itu periksa untuk setiap pembengkakan yang disebabkan oleh kontaminasi kimia, khususnya dari produk minyak bumi. Pembengkakan hal seperti ini bisa menjadi masalah.
Jika sarung tangan listrik menunjukkan tanda-tanda cacat saat diperiksa, maka sarung tangan tersebut harus dikeluarkan dari layanan, serta perlu dilakukan pembersihan dan diuji ulang.

5. Perlu Dilakukan Uji Udara untuk Kebocoran Sarung Tangan
Organisasi OSHA ini perlu melakukan uji udara bersama dengan inspeksi untuk sarung tangan insulasi.
Salah satunya ASTM F 496-20 gloves yang melakukan uji udara untuk perawatan sarung tangan dan lengan insulasi. Pada dasarnya, sarung tangan ini diisi dengan udara baik secara manual atau menggunakan inflator listrik dan juga diperiksa kebocorannya.
Selama uji udara, ASTM F 496-20 gloves ini memiliki tipe I yang harus diperluas dan tidak lebih dari 1,5 kali ukuran normalnya. Kemudian sarung tangan Tipe II juga tidak lebih dari 1,25 kali.
Desain Sarung Tangan Listrik
Pada kali sarung tangan listrik atau isolasi yang berbahan karet dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan tegangan, gaya, manset dan warna.
- Kategori tegangan untuk sarung tangan karet berinsulasi ditentukan oleh kekuatan tarik maksimumnya. Selain itu, sarung tangan karet dibagi menjadi kelas 00 sebagai yang terendah dan Kelas 4 sebagai yang tertinggi.
- Gaya manset merupakan sarung tangan karet berinsulasi, tersedia juga dalam berbagai gaya manset yang berbeda termasuk manset lurus, manset lonceng, dan manset kontur. Kemudian, memiliki kelas 00, 0 dan 1 yang hanya tersedia di manset lurus. Kelas 2, 3 dan 4 tersedia dalam ketiga gaya manset.
- Warna sarung tangan adalah sarung tangan karet berinsulasi yang tersedia dalam berbagai warna. Adapun warna yang paling umum yaitu merah dan hitam untuk kelas bawah 00 dan 0. Kemudian, sarung tangan untuk dua warna digunakan untuk semua kelas lainnya. Tidak ada perbedaan dalam integritas antara warna, hal ini hanyalah sebagai preferensi pribadi.

Perawatan Sarung Tangan Listrik
Pekerja harus memeriksa keadaan sarung tangan listrik secara visual untuk mengetahui bentuk atau kerusakan apa pun, serta melakukan uji inflasi udara yang dapat menemukan lubang kecil. Sarung tangan harus dipakai selama waktu yang disarankan.
Penting untuk menyimpan sarung tangan listrik dengan benar agar tidak rusak. Nah, berikut ini cara menyimpan sarung tangan listrik:
- Sarung tangan harus disimpan di dalam tas khusus atau lemari peralatan safety agar terhindar dari sinar matahari langsung.
- Sarung tangan tidak disarankan untuk dilipat, dikompres atau direnggangkan.
- Sarung tangan bisa dicuci dengan sabun dan dibilas hingga bersih dengan air. Pastikan terlebih dahulu suhu di bawah 50 derajat Celcius sebelum menyimpan ke dalam tas khusus.
Sesuai dengan standar ASTM (American Standard Testing and Material) bahwa dalam penggunaan produk insulasi karet terdapat tegangan 50 volt AC ada juga yang lebih tinggi.
Aturan ini juga dilakukan di semua tempat kerja industri, karena setiap fasilitas ini tidak hanya digunakan untuk utilitas, kontraktor listrik, perusahaan telekomunikasi, dan koperasi listrik.
Semua perusahaan membutuhkan untuk keselamatan listrik, agar tidak mengalami kegagalan dan juga mengakibatkan hal yang berbahaya seperti, cedera serius, dan bahkan kematian.
Selain itu, perusahaan harus mengikuti aturan yaitu pemeriksaan rutin untuk sarung tangan listrik agar dapat memastikan keamanan dan integritas produk.
Menurut electricalsafetypub, bahwa ASTM F496-20 gloves ini juga memerlukan pemeriksaan rutin untuk peralatan pelindung listrik agar dapat memastikan keamanan dan integritas produk saat terkena berbagai voltase.
Semua peralatan isolasi karet harus diperiksa secara menyeluruh sebelum digunakan. Ada beberapa masalah yang sering terjadi yaitu:
- Retak dan terpotong akibat dari sarung tangan yang dilipat atau dikompres dalam waktu lama.
- Paparan sinar matahari menyebabkan kerusakan akibat sinar UV pada kain.
- Mengalami serangan kimia, hingga membengkak apabila terkena produk minyak.
- Serangan kayu, serpihan logam, dan benda tajam lainnya bisa mengakibatkan sarung tangan Anda robek
- Ketika sarung tangan anda mengalami tali terbakar, luka dalam, dan bahaya tusukan disebut sebagai kerusahakan fisik. Maka dari itu, perlu diperiksa secara visual sarung tangan dan lengan karet Anda dengan mengidentifikasi kerusakan-kerusakan tersebut.
Bahwasannya, saat Anda meregangkan sarung tangan sebelum digunakan Anda dapat mengidentifikasi usia, kerusakan ozon, serta kerusakan fisik apa pun, seperti tali yang tersangkut, tali yang terpotong, goresan dalam, dan tusukan.
Untungnya, terdapat Inflator mekanis portabel yang dapat digunakan di lapangan untuk meningkatkan pemeriksaan sarung tangan dan identifikasi kerusakan apa pun.
Anda hanya menempelkan sarung tangan ke inflator dan pompa ke atas untuk melihat kerusakan pada sarung tangan yang tidak terlihat.
Selain inflator portabel, Anda bisa menggunakan alat pemeriksaan sarung tangan karet atau gulung manset dengan kencang untuk menjebak udara di dalamnya.
Perluaslah sarung tangan karet tipe 1 yang tidak tahan ozon sekitar tidak lebih dari 1,50 kali ukuran normalnya. Kemudian, dengarkan udara yang keluar untuk mendeteksi lubang dan berikan tekanan pada area sarung tangan untuk memeriksa udara yang keluar. Hal ini dapat lakukan secara berulang.
Menggunakan sarung tangan listrik atau isolasi karet dengan dua warna juga dapat membantu mengidentifikasi masalah karena kerusakan pada lapisan luar yang memungkinkan warna kontras.
Terdapat pengecualian, bahwa sarung tangan bahan karet harus selalu dikenakan dengan sarung tangan pelindung kulit yang diproduksi sesuai dengan spesifikasi standarnya.
Jadi, Anda perlu melakukan pemeriksaan adanya sarung tangan pelindung kulit akibat dari kabel yang tertanam atau serutan logam yang dapat menusuk atau merusak sarung tangan karet.
Kemudian, pastikan juga memeriksa sepanjang tepi ketika Anda menggulung sarung tangan, hal ini bisa meregangkan sarung tangan sehingga terjadi potongan, sobekan, dan ozon lebih terlihat.

Nah, itu dia penjelasan mengenai sarung tangan listrik. Bagi Anda yang bekerja menangani listrik, Anda perlu membaca artikel ini karena berhubungan dengan alat pelindung diri yang akan digunakan seperti Semoga bermanfaat untuk Anda!