Hammer atau palu adalah salah satu perkakas bangunan yang seringkali dicari untuk menumbuk benda agar dapat tertancap. Dengan menggunakan alat ini, maka Anda bisa menghancurkan media yang sifatnya keras.
Alat semacam ini, baiknya hanya digunakan oleh tenaga ahli yang memang kerjanya dalam bidang pembangunan atau konstruksi. Namun, jika Anda membutuhkan untuk keperluan yang lain sebaiknya ketahui terlebih dahulu bagaimana cara pemakaiannya.
Pasalnya, ada berbagai macam hammers yang dijajakan di pasar, sehingga Anda bisa membelinya sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini pengertian apa itu hammer yang perlu diketahui.
Apa Itu Hammer?
Hammer adalah perkakas bangunan yang digunakan untuk pengaplikasian DIY (Do it Yourself) Memiliki fungsi yang beragam, hammer memiliki banyak tipe atau jenis tersendiri.
Jadi, sebelum Anda membeli alat perkakas ini sebaiknya ketahui terlebih dahulu apa fungsinya dan bagaimana pengaplikasiannya karena hammer memiliki bentuk, jenis serta ukuran yang berbeda.
Pasalnya, apabila Anda memilih jenis hammer yang salah, pekerjaan Anda pun akan terhambat, karena hammer yang tidak sesuai dengan fungsinya. Hal ini tentu akan memperlambat pekerjaan Anda bukan mempercepatnya.
Pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan apa saja jenis-jenis hammer yang dijual dipasaran, supaya Anda tidak salah ketika ingin membelinya. Maka dari itu simak jenis-jenis hammer berikut ini.
Jenis-jenis Hammer dan Fungsinya
Setelah Anda mengetahui pengertian hammer, sekarang saatnya mengenal jenis-jenisnya. Dalam dunia konstruksi, hammer memiliki berbagai jenis dan fungsi yang berbeda.
Hammer atau sering disebut sebagai palu terdiri dari 2 bagian yaitu bagian kepala dan gagang. Gagang hammer umumnya terbuat dari kayu dan kepalanya terbuat dari besi. Namun sekarang ini bahannya sudah bermacam-macam, berikut informasi selengkapnya.
1. Ball Pein Hammer (Palu Konde)
Hammer konde atau palu konde adalah jenis palu yang paling umum digunakan oleh banyak orang. Pada bagian kepalanya, palu konde ini memiliki 2 bagian yang berbeda, ada yang berbentuk datar dan ada yang berbentuk bulat.
Bagian kepala yang datar dapat digunakan untuk memukul paku keling atau berbagai objek besi lainnya. Sementara untuk kepala yang berbentuk bulat digunakan untuk membengkokan papan besi dan jenis material lainnya.
2. Temporary Frame Hammer (Palu Bingkai Sementara)
Palu bingkai sementara adalah palu yang biasa digunakan untuk membuat bingkai sementara. Jika Anda memegangnya, palu ini cukup berat karena terbuat dari besi, ditambah bentuknya yang seperti cakar menjadi ciri khas dari palu ini.
Palu jenis ini biasanya digunakan untuk mencabut paku karena memiliki kepala yang panjang sehingga sangat mudah untuk melepaskan paku yang panjang pula.
3. Nail Hammer (Palu Cakar)
Bentuknya hampir mirip dengan palu bingkai sementara, dimana berbentuk seperti cakar. Kegunaan utama dari jenis paku ini adalah untuk memukul atau menarik paku yang berada pada dimensi keras. Jika Anda ingin memukul paku sebaiknya gunakanlah jenis paku ini karena memiliki stabilitas yang baik.
4. Chipping Hammer (Palu Terak)
Palu terak adalah paku yang digunakan untuk membongkar batu bata atau balok. Bentuknya yang unik, palu ini memiliki ujung yang runcing sementara kepalanya yang datar sehingga harus sangat hati-hati ketika digunakan.
Dengan bagian runcing tersebut, Anda bisa meretakkan batu bata atau balok, lalu dihancurkan menggunakan kepala yang datar.
5. Electric Hammer (Palu Listrik)
Palu listrik merupakan palu yang digunakan untuk peralatan konstruksi listrik yang terbuat dari logam. Bentuk kepalanya terdiri dari dua bagian runcing atau bisa juga satu bagian datar. Biasanya, bagian bawah pada pegangan palu ini adalah kunci pas soket.
6. Club Hammer (Palu Muka Ganda)
Palu muka ganda adalah palu yang digunakan untuk pekerjaan besi, lembaran logam dan berbagai pekerjaan konstruksi umum lainnya. Sama seperti palu konde, palu jenis ini terbuat dari bahan besi, dimana terdapat 2 sisi datar pada kepalanya.
7. Stone Head Hammer (Palu Kepala Batu)
Palu kepala batu atau disebut juga palu godam merupakan palu yang memiliki ukuran dan berat yang lebih besar daripada palu lainnya. Bentuk kepalanya terdiri dari 2 sisi berbeda, di satu sisi datar dan sisi lainnya cembung,
Berat palu kepala batu mencapai 1 kg sampai 2 kg, ini disebabkan palu tersebut terbuat dari bahan batu sehingga fungsinya digunakan untuk menghancurkan batu seperti penggalian dan lain-lain.
8. Palu Pengelasan
Palu pengelasan adalah palu yang digunakan untuk deburring. Deburring merupakan proses akhir untuk menghilangkan burr. Jika Anda tidak tahu apa itu burr, burr adalah material sisa dari hasil pekerjaan logam yang tidak diperlukan.
Bentuknya juga sangat unik ini terbuat dari logam dan terdapat 2 bagian kepala yang dapat digunakan, satu sisinya berbentuk titim dan satu sisinya lagi berbentuk pahat. Anda bisa menggunakan kedua sisinya sesuai dengan keperluan.
9. Palu Muka Rata
Palu muka rata adalah palu terbuat dari besi yang digunakan untuk pekerjaan besi, pembongkaran hingga memukul paku. Gagang palu jenis biasanya terbuat dari bahan kayu dan memiliki kepala dengan 2 sisi yang berbeda. Satu sisinya berbentuk datar dan satu sisinya lagi berbentuk titim.
10. Test Hammer (Palu Inspeksi)
Palu inspeksi kegunaannya agak berbeda dengan palu jenis lainnya yaitu digunakan untuk pengecekan kendaraan mesin atau bisa juga memeriksa kekuatan dari struktur beton.
Cara kerjanya adalah dengan mendengarkan suara apakah ada retakan ketika memukul objek atau tidak. Gagangnya juga bisa berfungsi untuk memukul bagian yang tidak dapat dijangkau oleh palu biasa.
Fungsi Palu/Hammer Secara Umum
Hammer atau palu bukanlah suatu alat perkakas yang baru di mata masyarakat. Jadi, biasanya mereka menganggap palu bukanlah seperti fungsi yang sudah disebutkan sebelumnya. Masyarakat awam mengira dan secara umum, fungsi palu adalah sebagai berikut:
1. Memaku
Fungsi utama yang dicari orang-orang saat akan memaku adalah palu. Sejatinya, palu merupakan alat yang kuat dan paling tepat untuk memasukkan paku ke dalam objek keras.
Tidak semua orang bisa memaku, dan tidak jarang juga ada paku yang bengkok alih-alih menancap di objek. Maka dari itu, diperlukan tenaga ahli untuk mengerjakan pekerjaan ini.
2. Menghancurkan Objek
Hammer atau palu juga biasanya digunakan untuk menghancurkan objek atau benda tertentu yang sifatnya keras. Benda yang keras tersebut bisa dihancurkan melalui bantuan tenaga manusia. Semakin tenaga yang dikeluarkan kuat, semakin cepat juga objek tersebut hancur. Biasanya hammer digunakan untuk merenovasi bangunan yang akan dihancurkan.
3. Menempa
Selanjutnya adalah berfungsi untuk menempa objek, biasanya hanya digunakan untuk seorang pandai besi. Tujuan dari menempa ini yaitu untuk membuat perkakas lain seperti parang, keris, golok dan alat lainnya.
Bagaimana Cara Kerja Palu?
Palu adalah alat konstruksi yang sangat multifungsi, hal ini terbukti dari banyaknya jenis palu yang bisa Anda gunakan. Walaupun masing-masingnya memiliki fungsi yang berbeda, namun tetap saja hampir semuanya sama digunakan untuk memaku, menghancurkan objek, hingga menenpa objek.
Sangking diperlukannya alat DIY ini, tidak ada yang bisa menggantikannya, karena memang fungsinya yang digunakan khusus untuk menempa objek keras yang susah dijangkau oleh alat lain.
Menurut seorang ahli berdasarkan ilmu pengetahuannya, palu yang terlihat amat sederhana ini, ternyata cara kerjanya sedikit rumit. Pada bagian kepala palu yang beragam ini, tersimpan energi kinetic atau energi gerak.
Sumbernya ini berasal dari gaya yang dihasilkan oleh kekuatan otot lengan dari penggunannya ditambah dengan gaya gravitasi.
Saat kepala palu tersebut bersentuhan dengan objek, terjadilah sebuah benturan dan kekuatan yang bertolak belakang. Apabila objek adalah benda yang keras maka akan menghasilkan tekanan sehingga terjadi kerekatan dan perpecahan pada objeknya.
Inilah mengapa palu sangat dibutuhkan untuk konstruksi bangunan, walaupun bentuknya terlihat kecil, namun fungsinya sangat berpengaruh besar pada objek yang akan di tempa.
Satu hal yang perlu diingat, gunakan palu yang sesuai dengan jenisnya agar objek bisa dihancurkan, ditempa, dipahat dengan sempurna. Apabila Anda salah memilihnya, dikhawatirkan pekerjaan tidak efektif.
Tips Aman Menggunakan Palu
Hammer atau palu adalah alat bangunan yang terlihat tidak berbahaya namun sebenarnya jika Anda menggunakannya dengan salah, dikhawatirkan akan melukai penggunanya.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan itu, sebaiknya Anda mengetahui tips aman menggunakan palu berikut ini.
1. Gunakan Palu yang Sesuai
Tips aman yang pertama adalah gunakanlah jenis palu yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya, jangan gunakan club hammer ketika Anda ingin membersihkan burr yang merupakan material sisa dari pekerjaan logam, tentu saja palu tidak akan menjalankan fungsinya.
2. Pilih Palu yang Nyaman di Tangan
Jika dipegang terlalu lama, bekerja menggunakan palu sangat melelahkan apalagi jika palu tersebut tidak nyaman di tangan Anda.
Gunakanlah palu yang sesuai dengan jenis pekerjaan, apabila palu yang digunakan dengan tangan Anda tidak sesuai maka akan membuat mata palu pecah, jika pecah maka akan membuat tangan Anda terluka.
3. Gunakan Gagang Berinsulasi
Jika Anda akan mengerjakan peralatan yang berarilan listrik, maka gunakanlah gagang yang berinsulasi khusus. Pasalnya, insulasi ini dapat melindungi Anda dari sengatan listrik yang bisa saja melukai tangan Anda.
4. Memastikan Kepala Palu
Sebelum menggunakannya, Anda bisa memastikan keadaan kepala palu yang akan digunakan. Pastikan kepala palu tersebut tidak longgar atau terpasang kokoh dengan gagangnya. Hal ini untuk menghindari kepala palu tidak lepas saat menempa sebuah objek.
5. Hindari Gagang Palu yang Rusak
Apabila gagang hammer atau palu yang digunakan terlihat retak, sebaiknya jangan digunakan. Gantilah dengan palu yang baru karena kondisi gagang yang rusak akan membahayakan pengguna, dan tidak dapat berfungsi secara optimal ketika digunakan.
6. Hindari Mata Palu yang Retak
Selain gagangnya, Anda juga harus memperhatikan mata palu itu sendiri. Hindari penggunaan palu yang telah mengembang, retak, bahkan pecah pada ujungnya. Karena jika digunakan tidak akan bekerja sesuai fungsinya.
7. Area Kerja dalam Keadaan Bersih
Pastikan area kerja Anda dalam keadaan yang bersih dan aman dari benda-benda berbahaya. Dengan area yang bersih, Anda pun bisa bekerja lebih nyaman dan bisa terhindar dari luka-luka kecil yang bisa saja dihasilkan oleh objek.
8. Menggunakan Kaca Mata Pelindung
Menggunakan kaca mata pelindung seringkali tidak dihiraukan oleh para pekerja, padahal hal ini sangatlah penting untuk keamanan wajah dan tubuh Anda. Pastikan menggunakan kaca mata pelindung untuk menempa objek yang berat dan sulit, dengan begitu Anda akan terlindung dari hal yang membahayakan ke mata.
9. Perhatikan Jarak
Sebelum menempa objek, pastikan jarak Anda aman dari orang-orang yang berlalu lalang. Karena apabila Anda mengayunkan palu pad objek yang keras, dikhawatirkan terdapat serpihan yang ditimbulkan dari benda objek.
10. Posisi Tubuh Seimbang
Pastikan posisi tubuh Anda sudah seimbang saat akan mengayunkan palu. Terutama pada posisi kaki yang berbentuk kuda-kuda. Setelah Anda memperhatikan kuda-kuda kaki yang sesuai, pastikan gegangaman tangan Anda juga sudah imbang dan stabil.
Cara Merawat Palu agar Tidak Mudah Rusak dan Karatan
Hammer atau palu umumnya terbuat dari bahan dasar besi, logam dan juga baja. Pada bagian gagangnya biasanya terbuat dari kayu, plastik maupun karet. Untuk menjaga alat perkakas ini tetap dalam kondisi bagus, Anda perlu merawatnya.
Terutama bagi Anda yang menggunakan hammer terlalu sering dan digunakan untuk objek keras. Palu yang sering digunakan tentu saja akan lebih mudah rusak dan menimbulkan keretakan pada beberapa sisinya.
Tentu saja hal ini juga bisa dipengaruhi apabila cara pakainya salah dan tidak sesuai dengan jenis palunya. Maka dari itu, untuk menghindari palu cepat rusak Anda harus merawatnya dengan baik.
Tidak susah untuk merawatnya, setelah digunakan untuk menempa objek, bersihkan palu bagian kepala dan gagangnya dari kototan dengan menggunakan lap yang ada punya.
Biasanya secara tidak sadar Anda suka menaruh palu ditempat yang sembarangan dimana area tersebut berantakan sehingga menyebabkan palu kotor bahkan terkena cairan yang sulit dihilangkan.
Setelah di lap menggunakan kain atau alat pembersih lainnya, periksalah kembali secara teratur untuk mengidentifikasikan kerusakan yang kemungkinan terjadi. Terutama di bagian sambungan dari gagang dengan kepala palu.
Jika hammer sudah dirasa bersih, Anda dapat memasukannya ke dalam kotak perkakas atau gantungan yang berada di dinding. Pastikan tidak di area yang lembab karena bisa menimbulkan karatan.
Tips Sebelum Membeli Palu
Adapun tips yang mesti Anda pertimbangkan sebelum membeli palu yang terjual di pasaran. Palu atau hammer bisa Anda temukan di toko perkakas atau supermarket yang ada di wilayah Anda. Berikut ini tips sebelum membeli palu:
1. Beli Sesuai Keperluan
Tips paling utama beli lah hammer sesuai dengan keperluan Anda. Apabila hanya digunakan untuk memalu paku, beli lah palu yang biasa, namun kalau untuk konstruksi listrik, gunakan palu listrik.
2. Pertimbangkan Harga
Selanjutnya adalah pertimbangkan harga. Sebelum Anda membelinya cobalah untuk melakukan riset di internet. Pasalnya, harga paku yang dijual sangat beragam, apabila harga yang dijual melebihi harga rata-rata yang dijual di internet, Anda bisa mempertimbangkannya.
3. Cari Hammer yang Pas Ditangan
Selanjutnya adalah mencari hammer atau palu yang pas untuk digunakan pada tangan Anda. Tujuannya adalah untuk memberikan kenyaman ketika Anda melakukan pekerjaan. Karena, ada beberapa hammer yang berat sehingga dapat membuat tangan Anda mudah lelah.
Itulah beberapa tips yang dapat Anda terapkan sebelum membeli hammer. Hal yang paling utama adalah sesuaikan jenis palu Anda dengan kebutuhan, dengan begitu pekerjaan Anda akan lebih cepat dan efektif. Semoga informasi ini bermanfaat!Jika anda ingin mendapatkan harga spesial hammer anda bisa langsung menghubungi tim marketing kami dengan klik link disini



